Abstract

This study aimed to investigate the impact of using Adobe Flash CS6 learning media on social studies learning outcomes related to national events surrounding the proclamation of independence in fifth-grade students at SDN Keboananom. The research utilized a quantitative experiment with a Quasi Experimental research design in the form of a non-equivalent control group design. Data analysis involved the Independent Sample T-test to test the hypothesis and address the research problem. The results revealed a significant improvement in students' understanding of social studies concepts after using Adobe Flash interactive learning media, as indicated by the average posttest data exceeding the pretest data. The findings imply that the integration of Adobe Flash learning media in the material related to the proclamation of Indonesian independence positively impacted social studies learning outcomes in fifth-grade students, offering a potential solution for enhancing social studies education in elementary schools.

Highlight:

  • The study examines the impact of using Adobe Flash CS6 learning media on social studies learning outcomes in fifth-grade students.
  • The research employs a quantitative experiment with a Quasi Experimental research design, utilizing a non-equivalent control group design.
  • Data analysis involves the Independent Sample T-test to test the hypothesis and determine the effect of using Adobe Flash interactive learning media on understanding social studies concepts in SDN Keboananom.

Keyword: Adobe Flash CS6, Learning Media, Social Studies, Learning Outcomes, Fifth-Grade Students.

Pendahuluan

Dunia saat ini sedang mengalami pandemi akibat adanya Corona Virus Desease sejak Desember 2019[1]. Penyebaran virus tersebut begitu cepat sehingga menjangkit seluruh dunia. Sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona di Indonesia, pemerintah membuat peraturan yang disebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Peraturan tersebut bertujuan untuk membatasi pergerakan masyarakat untuk menekan penyebaran virus Corona. Peraturan PPKM berdampak kepada banyak sektor, termasuk pada sektor pendidikan[2]. Dampak yang diakibatkan pada sektor pendidikan yaitu Kemendikbud menerapkan peraturan Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas (PTMT).

Dengan adanya peraturan PTMT, sekolah hanya dapat melakukan pembelajaran maksimal 6 jam pelajaran dalam satu hari[3]. Dampak dari pemangkasan waktu tersebut menuntut guru untuk menyajikan materi kepada siswa dengan efektif. Kualitas pembelajaran disekolah sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa[4]. Pemakaian media pembelajaran dalam proses pembelajaran dapat membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar serta membawa pengaruh-pengaruh psikologis siswa[5] . Dari pra observasi yang dilakukan peneliti dengan melakukan wawancara dengan guru kelas V SDN Keboananom diperoleh data mengenai pembelajaran IPS yaitu pembelajaran sudah menggunakan media pembelajaran visual berbantuan lcd projector tetapi alat bantu yang digunakan untuk menciptakan inovasi lain. Pembelajaran terpusat pada siswa sedangkan dengan waktu yang terbatas hal tersebut menjadi tidak efektif. Dalam hal ini dibutuhkan inovasi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif bagi siswa.

Untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dibutuhkan media pembelajaran yang tepat [6]. Salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat digunakan adalah media Adobe Flash CS6. Media pembelajaran Adobe Flash CS6 memiliki fungsi untuk membuat animasi, presentasi, game, dan pendukung animasi halaman web [7]. Kelebihan Adobe Flash CS6 yaitu memiliki fitur yang beragam sehingga mampu menghubungkan gambar, suara, dan animasi secara bersamaan[8]. Adobe Flash CS6 juga memiliki fitur yang berektensi tinggi sehingga media pembelajaran juga dapat dibuka melalui ponsel pintar. Serta dapat didesain dapat melakukan interaksi dengan pengguna yaitu siswa agar pembelajaran berpusat pada siswa[9].

Metode

Jenis penelitian yang digunakan penulis yaitu kuantitatif. Disebut penelitian kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan dianalisis menggunakan statistic. Sugiyono menjelaskan penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme,[10] dilakukan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen, bentuk eksperimen yang digunakan adalah Quasi Experimental Design. Bentuk desain Quasi Experimental yang digunakan yaitu NonEquivalent Control Group Design.Dikatakan NonEquivalent Control Group Design karena Penelitian ini dilakukan dengan memberikan perlakuan kepada kelompok eksperimen dan menyediakan kelompok kontrol sebagai pembanding[11]. NonEquivalent Control Group Design pada terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara acak. Kedua kolompok diberikan perlakuan yang berbeda, kelompok pertama merupakan kelompok yang diberi perlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok kedua merupakan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelompok kontrol.

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya[12]. Berdasarkan hal tersebut populasi pada penelitian ini adalah 50 siswa kelas 5 SDN Keboananom. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability yaitu sampling yang menggunakan jenis teknik Simple Random Sampling karena populasi pada penelitian cenderung homogen. Dalam penelitian ini yang dijadikan sampel adalah 25 siswa kelas V-A dan 25 siswa kelas V-B di SDN Keboananom. 25 Siswa kelas V-A menjadi kelas eksperiman sedangkan 25 siswa kelas V-B menjadi kelas control. Metode penelitian ini digunakan untuk meneliti adakah pengaruh penggunaan media pembelajaran Adobe flash CS6 terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 5 SDN Keboananom.

Hasil dan Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SDN Keboananom. Pengolahan data yang digunakan adalah metode kuantitatif eksperimen. Data yang diperoleh dari pretest dan posttest kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh media pembelajaran Adobeflash terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Keboananom. Pernyataan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

Reliability Statistics
Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items
.763 .736 11
Table 1.Uji Reliabilitas oleh SPSS 25

Pada tabel 1. hasil perhitungan uji reliabilitas menunjukkan nilai 0.763 berdasarkan tabel kategori reliabilitas koefisien alpha cronbach berada direntang nilai 0,600-0,799 artinya instrumen tes pilihan ganda dinyatakan reliabel dan memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi[13].

Figure 1.Uji Normalitas oleh SPSS25

Pada tabel 2. menunjukkan kelas eksperimen data pretest nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov 2,00 > 0,05 dan pada data posttest nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov 0,75 > 0,05. Artinya data pretest dan posttest lembar tes berdistribusi normal. Pada kelas Kontrol data pretest nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov 0,71 > 0,05 dan pada data posttest nilai Sig. Kolmogorov-Smirnov 1,40 > 0,05.

Test of Homogeneity of Variance
Levene Statistic df1 df2 Sig.
Hasil belajar IPS Based on Mean 1.055 3 96 .372
Based on Median .835 3 96 .478
Based on Median and with adjusted df .835 3 85.429 .478
Based on trimmed mean 1.031 3 96 .383
Table 2.Uji Homogenitas oleh SPSS25

Pada tabel 3. Menunujukkan nilai Sig. (2-tailed) pada Based on Mean yaitu 1.05 yang artinya data homogen. Berdasarkan dasar pengambilan keputusan yaitu jika nilai Sig. (2-tailed) pada Based on Mean > 0,05 maka data homogen dan jika nilai Sig. (2-tailed) pada Based on Mean < 0,05 maka data penelitian tidak homogen[14].

Figure 2.Uji Independent Sample Test

Pada tabel 4. menunjukkan Sig. (2-tailed) pada Equal Variances Assumed 0,00. Artinya dengan mengacu pada dasar pegambilan keputusan nilai Sig. yaitu 0,00 < 0,05 maka terdapat pengaruh positif dan signifikan media pembelajaran Adobe Flash terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Keboananom[15].

Berdasarkan uji t Independent Sample T-Test diperoleh nilai Sig. (2-taled) pada Equal Variances Assumed adalah 0,00 < 0,05. Sehingga dapat diputuskan terdapat pengaruh positif dan signifikan melalui penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash terhadap meningkatnya pemahaman konsep belajar IPS siswa kelas V SDN Keboananom Sidoarjo

Kesimpulan

Kesimpul Berdasarkan hasilpenelitian serta pembahasan maka dapat disimpulkan yaitu Terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Adobe Flash terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Keboananom. Setelah dilakukan uji hipotesis menggunakan uji t Indpendent Sample T-Test diperoleh rata-rata data pretest lebih kecil dibanding rata-rata data posttest. Diperoleh nilai Sig. (2-tailed)lebih kecil dari 0,05 dan nilai 𝑡i𝑡 lebih dari 𝑡𝑡𝑎b artinya terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Keboananom Sidoarjo.

References

  1. C. Sohrabi et al., "World Health Organization declares global emergency: A review of the 2019 novel coronavirus (COVID-19)," International Journal of Surgery, vol. 76, pp. 71-76, 2020.
  2. Z. Abidin, A. Hudaya, and D. Anjani, "Efektivitas pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi covid-19," Research and Development Journal of Education, vol. 1, no. 1, pp. 131-146, 2020.
  3. Kemdikbud, https://www.kemdikbud.go.id/
  4. M. D. Lestari, Y. Z. Ansori, and R. Rodiyana, "PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPS SISWA," in Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Vol. 2, 2020.
  5. N. Suryani, "Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis It1," pp. 1-12, 2015.
  6. M. M. Fatahullah, "Pengaruh media pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPS," Jurnal Pendidikan Dasar UNJ, vol. 7, no. 2, pp. 237-252, 2016.
  7. N. Widiyastuti, S. Slameto, and E. H. Radia, "Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Software Adobe Flash Materi Bumi Dan Alam Semesta," Perspektif Ilmu Pendidikan, vol. 32, no. 1, pp. 77-84, 2018.
  8. A. Arsyad, Media Pembelajaran, 2018.
  9. Prasetiyo, "Keefektifan Media Pembelajaran Adobe Flash Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas IV SDN 07 Jebed Kabupaten Pemalang," 2017.
  10. Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, 2017.
  11. S. Arikunto, Prosedur Penelitian, 2017.
  12. Sugiyono, Cara Mudah Menyusun Skripsi, 2018.
  13. Binus Univesrity, Uji Validitas dan Reliabilitas, 2020.
  14. U. Usmadi, "Pengujian persyaratan analisis (Uji homogenitas dan uji normalitas)," Inovasi Pendidikan, vol. 7, no. 1, 2020.
  15. R. D. Handayani and Y. Yanti, "Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap hasil belajar PKn siswa di kelas IV MI Terpadu Muhammadiyah Sukarame Bandar Lampung," TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, vol. 4, no. 2, pp. 107-123, 2017.