<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Bioclimatic Resources and Their Consideration for Tourism Development in Selected Destinations of Uzbekistan</article-title>
        <subtitle>Sumber Daya Bioklimatik dan Pertimbangannya untuk Pengembangan Pariwisata di Destinasi Terpilih Uzbekistan</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-f7dfbebe86867810ca90bfe9213ff382" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Kholmatjanov</surname>
            <given-names>Bakhtiyar Makhamatjanovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-a49303b26488788db0a8a52fef6b1f71" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Petrov</surname>
            <given-names>Yuriy Vasilevich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-45eb44f3a5645e7617df74fc6baa0f91" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulov</surname>
            <given-names>Farrukh Ilkhomjon ugli Abdikulov</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
        <contrib id="person-91aa4fab40893554493717afb9d6fcf6" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulov</surname>
            <given-names>Farrukh Ilkhomjon ugli Abdikulov</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-4" />
        </contrib>
        <contrib id="person-14a678a15df4b3d7cba2e350cd51a3a8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulova</surname>
            <given-names>Mokhichekhra Rustam kizi</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-5" />
        </contrib>
        <contrib id="person-60528cf05c4342cc2f06e31ab800c694" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Saypiddinov</surname>
            <given-names>Zafariddin Fakhriddin ugli</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-6" />
        </contrib>
        <contrib id="person-f9809b517160e35b13eeac8eac230ad5" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Makhmudov</surname>
            <given-names>Mukhammadismoil Mukhitdinovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-7" />
        </contrib>
        <contrib id="person-7759620dbef9c7e19d7f242092866bec" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Khalmatjanov</surname>
            <given-names>Farkhod Makhamatjanovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-8" />
        </contrib>
        <contrib id="person-55ae683978db05070db78c363943600f" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Safarov</surname>
            <given-names>Firuz Bakhrametdinovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-9" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-4">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-5">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-6">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-7">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-8">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-9">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2020-05-08">
          <day>08</day>
          <month>05</month>
          <year>2020</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-20">Di dalam dunia pendidikan, bahasa memiliki kedudukan yang sangat penting. Bahasa merupakan aspek penting dalam kehidupan anak, terutama di era komunikasi global, tentu saja menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi. Jika perkembangan bahasa anak terganggu, hal ini akan mempengaruhi kemampuan anak untuk berkomunikasi menggunakan informasi [1]. Perkembangan bahasa tidak terlepas dari perkembangan fungsi otak. Seperti yang kita pahami, otak manusia memiliki fungsi paling dasar dari struktur biologis manusia. Penelitian neurolinguistik menunjukkan bahwa fondasi paling dasar dari keterampilan bahasa terletak di otak. Metode pembelajaran bahasa merupakan salah satu cara yang digunakan seorang siswa atau guru dalam menjalankan fungsinya berinteraksi dengan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung [2]. Melihat hal tersebut jelas bahwa suatu metode ditentukan berdasarkan dari pendekatan yang dianut, dengan kata lain pendekatan merupakan dasar penentu metode yang digunakan. Sebelum anak berusia dua tahun, kemampuan membaca dan menulis dasar mulai berkembang. Membaca dan menulis permulaan adalah dasar pedagogi pertama yang diajarkan guru kepada siswa kelas II di SDN Pejangkungan yang menjadi dasar perkembangan keterampilan intelektual siswa.</p>
      <p id="_paragraph-21">Pengembangan keterampilan intelektual siswa dan pengetahuan dapat disebut juga dengan kemampuan kognitif. Kemampuan kognitif siswa dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Melalui hasil belajar, guru dapat mengukur tingkat penguasaan siswa dalam mencapai tujuan-tujuan (standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator) dalam kurikulum. Jika terdapat siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dalam suatu pelajaran, maka siswa tersebut dianggap belum menguasai tujuan dalam kurikulum [3]. Namun pada kenyataanya masih banyak ditemui kendala karena ada beberapa siswa yang memiliki kemampuan kognitif rendah, sehingga dapat mempengaruhi ketuntasan hasil belajar siswa. Seperti yang terjadi di kelas II di SDN Pejangkungan kemampuan intelegensi rendah, sehingga mengalami kesulitan belajar. Pelajaran PKN yang menarik disekolah dasar dapat dilakukan dengan berbagai cara. Belajar yang baik itu belajar yang menyenangkan, bukan lantaran paksaan. Pembelajaran melalui bermain tentunya akan meningkatkan semangat siswa dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru kelas. Pada kesempatan ini penulis akan menyajikan permainan kata bersambut dan kartu huruf yang dapat meningkatkan hasil tes kognitif siswa kelas II di SDN Pejangkungan.</p>
      <p id="_paragraph-22">Permainan merupakan kebutuhan yang muncul secara alami dalam diri setiap individu [4]. Permainan perlu diberikan dalam kegiatan belajar mengajar untuk mengurangi rasa bosan dan menumbuhkan motivasi siswa dalam menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru. Permainan kata bersambut merupakan permainan yang dapat diterapkan untuk melatih kosa kata siswa baik yang baru diajarkan maupun yang sudah diajarkan sebelumnya. Tujuan teknik permainan kata bersambut adalah agar siswa dapat menyebutkan kata yang berkaitan dengan kategori tertentu.</p>
      <p id="_paragraph-23">Tidak hanya permainan kata bersambut, namun permainan kartu huruf juga sangat berpengaruh terhadap stimulasi siswa. Kartu huruf adalah kartu abjad yang berisi gambar, huruf, tanda simbol, yang meningkatkan atau menuntun anak yang berhubungan dengan simbol-simbol tersebut [5]. Melalui media kartu huruf yang di implementasikan melalui permainan, dapat merangsang untuk lebih cepat mengenal simbol-simbol huruf, membuat minat anak semakin kuat untuk bereksplorasi dalam menemukan kosakata baru, dengan cara merangkaikan simbol-simbol huruf tersebut [6].</p>
      <p id="_paragraph-24">Ada beberapa pikiran yang mendasari perlunya penggunaan permainan dalam proses belajar mengajar, antara lain: Permainan mampu menghilangkan kebosanan, Permainan memberikan tantangan untuk memecahkan masalah dalam suasana gembira, Permainan menimbulkan semangat kerja sama, sekaligus persaingan yang sehat, Permainan membantu siswa yang lamban dan kurang motivasi, Permainan mendorong guru untuk selalu kreatif [7]. Berdasarkan permasalahan yang ada diatas dalam pembelajaran maka perlu dialakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan kata bersambut terhadap hasil tes kognitif dalam pembelajaran PKN Kelas II di sekolah dasar. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui pengaruh permainan kata bersambut terhadap hasil tes kognitif dalam pembelajaran PKN Kelas II di sekolah dasar.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-25">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sebagai metode eksperimen. Pendekatan kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan untuk membuktikan hipotesis dengan berbagai prosedur penelitian yang terstruktur [8]. Sedangkan metode eksperimen adalah cara untuk mencari hubungan sebab akibat antara faktor yang digunakan oleh peneliti dengan menyeleksi faktor yang mengganggu [9]. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimental dengan desain <italic id="_italic-1">nonequivalent control group</italic>, karena kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tidak dipilih secara acak dalam desain ini, serta untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh permainan. Quasi eksperimental adalah kombinasi dari dua metode yaitu kuantitatif dan eksperimen.</p>
      <p id="_paragraph-26">Pada penelitian ini menggunakan <italic id="_italic-2">one-group pretest-posttest design</italic>, karena rancangan ini menggunakan 1 kelompok sebagai subjek penelitian. Kelompok tersebut kemudian diberi dua tes yaitu, <italic id="_italic-3">pretest </italic>(sebelum diberi perlakuan) dan <italic id="_italic-4">posttest </italic>(setelah diberi perlakuan) dengan menggunakan teknik sampling jenuh, dikarenakan dalam penelitian ini semua anggota populasi peserta didik kelas II yang berjumlah 30 dijadikan sampel. Berikut prosedur dan pelaksanaan eksperimen:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Prosedur dan Pelaksanaan Eksperimen [1]</title>
          <p id="_paragraph-28" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-c6c9c064193f1ac46f61afe91b441dd1">
              <td id="table-cell-e3f56c4b09c5fbc521302b76466d057a">No</td>
              <td id="table-cell-b4286a1f6f6c91b8527b48028cd31167">Prosedur</td>
              <td id="table-cell-041e902cb41fbfa2163ce0092c136b67">Pelaksanaan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-41eeb894d03e69eab96fe63cc264f76b">
              <td id="table-cell-268fb967278b9623ef603ec26966c8a7">1.</td>
              <td id="table-cell-5bba1c4e5d2ebe5f80ea22d4de41107b">Persiapan Penelitian</td>
              <td id="table-cell-7e3f0dccea3aa195b11a70606a1c9ab0">Mengkaji teori relevan variabel independen dan variabel dependen.Menganalisa mata pelajaran PKN kelas II tentang Pancasila.Berkoordinasi dengan pihak sekolah dan guru kelas II tentang pelaksanaan penelitian.Mempersiapkan peralatan pendukung permainan kata bersambut.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b56831352c9fafbc364def0810712d13">
              <td id="table-cell-87cd2e95f0267535c82938938d201312">2.</td>
              <td id="table-cell-a19c4315329d2c92f39ed27c82fa873c">Penerapan Variabel Independent</td>
              <td id="table-cell-8cb942812db345812adb2bb7d8e62411">Media permainan kata bersambut ini menggunakan papan tulis, spidol, gambar simbol-simbol Pancasila.Memberikan materi tentang Pancasila.Menyiapkan kata kunci yang akan diterapkan pada permainan kata bersambut.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f1bb6e02b67487bd134f554bf5b33f07">
              <td id="table-cell-dc9fcf66d3cac473b5e358b347a52167">3.</td>
              <td id="table-cell-194f597445884d9f826912c9d7c0a40c">Penerapan Variabel Dependent</td>
              <td id="table-cell-cfa0b09a2489b08e3866e2383bbcf59c">Instrumen yang digunakan untuk mengukur pengaruh permainan kata bersambut adalah instrumen jenis tes yakni pre-test dan post-test.Instrumen tes menjelaskan simbol Pancasila dengan menggunakan media gambar.Instrumen tes menjelaskan simbol Pancasila tanpa menggunakan media gambar.Melaksanakan dan menganalisa uji coba instrumen untuk diketahui vaiditas dan reliabilitas instrumen sebelum digunakan untuk pengambilan data penelitian.</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5b806c3d33a3f00d661938eca8a041ce">
              <td id="table-cell-22315e332279b2ffad1a47c2688007bc">4.</td>
              <td id="table-cell-e90fdd4230046a7490a6d4338d378c03">PelaksanaanPenelitian</td>
              <td id="table-cell-b3c0b5df8a0bf2ec81a018b99e655606">Memberikan pre-test kepada subjek untuk mengukur pengetahuan siswa sebelum diberi perlakuan.Memberikan post-test kepada subjek untuk mengukur pengetahuan siswa setelah diberi perlakuan</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-29">Instrumen tes merupakan suatu teknik atau cara yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengukuran, yang didalamnya terdapat berbagai pertanyaan, pernyataan, atau rangkaian tugas yang harus dikerjakan atau dijawab oleh siswa untuk mengukur aspek perilaku siswa [10]. Dalam penelitian ini, instrumen penelitian digunakan untuk mengukur sejauh mana metode permainan kata bersambut berperan dalam mengingkatkan hasil tes kognitif. Berikut daftar instrumen yang digunakan:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title>Daftar kisi-kisi instrumen tes [2]</title>
          <p id="_paragraph-31" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f8097109b5db183ed2567d73cee6469b">
              <td id="table-cell-c1d4279523294a2b9720d5b6ea63363a">No</td>
              <td id="table-cell-9b6631045ef53b576e5dcee1c6f4cf0b">Aspek Yang Dinilai</td>
              <td id="table-cell-08a9ec8aa5561829c0aba056b6a358c4">Skor Maksimum</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-eae5d672e641c4b18c89639a40088abb">
              <td id="table-cell-00c289ad771d0a538c38ea300bd2ff1b">1</td>
              <td id="table-cell-8b9bea8cb722e53db0cc7abe31265b77">Kemampuan mengenal dan mengucapkan huruf</td>
              <td id="table-cell-f5cae748012f8263fbd2daf739ab693d">25</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-adc05bf8f8e3a4d7f397b81fc9c2fa8f">
              <td id="table-cell-766456f5e77e1cccf7104c200eaa667e">2</td>
              <td id="table-cell-f6a0b1e0764fa173d172c7c7c8f6439e">Kemampuan mengeja huruf dari suatu kata</td>
              <td id="table-cell-e104506ab3d0cf16eff1f4bdff2374d7">25</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-820021e524e8c6beac536cad58397f58">
              <td id="table-cell-aad8b1a298ee563baffc403bb59d68f7">3</td>
              <td id="table-cell-972a82044837814b73622a15d9d71a04">Pelafalan yang baik dan benar sesuai kalimat</td>
              <td id="table-cell-6346d21f43ea5a652be338fc70c924d7">20</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-fecd6c629d8263f4214b5f4590491d0d">
              <td id="table-cell-ac4db15b196f90c7084d2778a02b8d95">4</td>
              <td id="table-cell-d0f2e1fa27ddd41b571df16f3f53c33b">Keberanian membaca dalam pelaksanaan pembelajaran</td>
              <td id="table-cell-f19048042babb18b3ff43d4414e14622">15</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-faadb00c9b5664701c3278dcbe85de98">
              <td id="table-cell-e2bc0525019845d293c01ced2d7190e9">5</td>
              <td id="table-cell-de246ead010b2e1975731a57dab907c1">Kelancaran dalam membaca sebuah kalimat</td>
              <td id="table-cell-d0f0f9ca6c8a6e8f323b06658a1bbe0e">15</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2bfe40b0901ccf829ff9143e378c3be1">
              <td id="table-cell-ad5ade9a4029e1da496d5115aa663823" colspan="2">Jumlah</td>
              <td id="table-cell-56e01ae0e45e2c4a03819b96917bb4d6">100</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-32">Proses penelitian pengaruh permainan kata bersambut terhadap hasil tes kognitif dalam pembelajaran pkn kelas II di sekolah dasar dilakukan pada bulan Mei. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui 2 tahap. Tahapan tersebut yaitu tahap <italic id="_italic-5">pre-test</italic> dan tahap <italic id="_italic-6">post-test</italic>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes kognitif siswa di kelas II SDN Pejangkungan ini beragam. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa akibat dari keberagaman hasil tes kognitif siswa kelas II diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya ialah faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yakni faktor yang berasal dari luar diri siswa. Beberapa faktor tersebutlah yang membuat keberagaman hasil tes kognitif siswa kelas II di SDN Pejangkungan.</p>
      <p id="_paragraph-33">Kemudian berdasarkan hasil nilai tes dari peserta didik kelas II. Memperoleh hasil bahwa sebelum diberikan <italic id="_italic-7">treatment</italic> hasil tes lebih rendah dari pada sesudah diberikan <italic id="_italic-8">treatment</italic> permainan kata bersambut. Sehingga memperoleh nilai <italic id="_italic-9">mean</italic> dari kemampuan peserta didik dalam hasil tes kognitif pada data <italic id="_italic-10">pretest</italic> sebesar 77,16 sedangkan pada data <italic id="_italic-11">posttest</italic> sebesar 95,50.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-3">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <title><italic id="_italic-12">Output Paired Samples Test </italic>dengan menggunakan SPSS 16.0 [3]</title>
          <p id="_paragraph-35" />
        </caption>
        <table id="_table-3">
          <tbody>
            <tr id="table-row-267acb2d3b2a16c7d1d4e6167c2b164e">
              <td id="table-cell-c8b4933c4fd7febd9fa0dba7101d909e" colspan="10">Paired Samples Test</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b4138e112d3b59cfecfae19b335c13ba">
              <td id="table-cell-2b5ea7704db2020ceb17b5a91b7853a6" colspan="10">Paired Differences</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ff0a47530b4125827ad51aaf0bae06e8">
              <td id="table-cell-5165945486c2146866ca4d847030c56a" />
              <td id="table-cell-00fe0b296929579845b465010e0a7e73" />
              <td id="table-cell-fa1813d79f7fcaa3bdb92d08f021903a">Mean</td>
              <td id="table-cell-638cdf157d94d31557b00cbb484af300">Std. Deviation</td>
              <td id="table-cell-9a5092cf9bf0a47e83f25b102f694bbc">Std. Error Mean</td>
              <td id="table-cell-3dbb98a3854661dcbda82b8b519f94d2" colspan="2">95% Confidence Interval of the Difference</td>
              <td id="table-cell-e03dc704b363ced13f8608e0c19a613c">t</td>
              <td id="table-cell-63a7a5c7e68cb769caaa08b03efba9a0">Df</td>
              <td id="table-cell-1ae2bba449587876483dac7638a7804c">Sig. (2-tailed)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-cfa71745d15b4f12a87e1750e64fd714">
              <td id="table-cell-ec2ec342de39d7eb45e39ed1ca2ed6f0" />
              <td id="table-cell-f7e397e0fcc7ece1db3bba7e385d125b" />
              <td id="table-cell-f5eba36eef026262f12f330b20a1c8dd" />
              <td id="table-cell-89999836f2e224b3f308150c800d3263" />
              <td id="table-cell-396c05afed4edbb1549e43818c88319b" />
              <td id="table-cell-3ada5bfddf9325994cc5bc08fb43fa66">Lower</td>
              <td id="table-cell-55a80ce1d9071f85e4e66d6521e98799">Upper</td>
              <td id="table-cell-51d44a016c7f7171c0ebc3a5abe6a259" />
              <td id="table-cell-ce411e90564e35a0d18308702beb5350" />
              <td id="table-cell-c384eef77d42fac78b2fcce9e935de1a" />
            </tr>
            <tr id="table-row-1bfbef1ab18800d1040729430bb4bba2">
              <td id="table-cell-bc626bdb4f73fb7a91db469b2dc1027d">Pair 1</td>
              <td id="table-cell-3e60346f84c6d70fd57ebf995e58447c">PRETEST – POSTTEST</td>
              <td id="table-cell-3307b04d37f3111129c47932f873b1fc">-1.83333E1</td>
              <td id="table-cell-8de643f93d3579d9ff93db7a01073c04">8.93784</td>
              <td id="table-cell-66b02e89e0e4ce8f93d41cfa5a53ed71">1.63182</td>
              <td id="table-cell-dee6975deeebdd626c7641a5d6d82300">-21.67078</td>
              <td id="table-cell-f430925769175184a01d267013f040cb">-14.99589</td>
              <td id="table-cell-da6ecb17a2da674c3992372475caf01d">-11.235</td>
              <td id="table-cell-7014ff18adcf46bec13097263f256597">29</td>
              <td id="table-cell-84be770577fb5ca6ad9a3fad320ef3cc">.000</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-36">Berdasarkan hasil Uji T berpasangan <italic id="_italic-13">Paired Sample T-Test</italic> diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 &lt; 0,05 dan nilai t<sub id="_subscript-1">hitung </sub>11,235 &gt; 2,04523. Kemudian dari hasil perhitungan pengujian normalitas data pretest dan posttest tersebut menyatakan berdistribusi normal dikarenakan hasil dari data (pretest) nilai sig pada uji <italic id="_italic-14">Shapiro-wilk </italic>(0,251 &gt; 0,05). Hasil data (posttest) nilai sig pada uji <italic id="_italic-15">Shapiro-wilk </italic>(0,388 &gt; 0,05). Sehingga dapat disimpulkan tingkat kepercayaaan 95% terdapat pengaruh positif dan signifikan media permainan kata bersambut dan kartu huruf terhadap meningkatnya hasil tes kognitif mata pelajaran PKN siswa kelas II di SDN Pejangkungan.</p>
      <p id="_paragraph-37">Hasil analisis diperkuat oleh teori-teori yang dikemukakan oleh Ahmad Susanto bahwasanya Kognitif adalah kemampuan manusia dalam berpikir untuk menghubungkan suatu kejadian, menilai, dan mempertimbangkan [11]. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tes kognitif terdiri dari faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar diri siswa [12]. Salah satu indikasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tes kognitif siswa adalah dengan kegiatan belajar yang menarik, salah satunya dengan menerapkan permainan kata bersambut dalam proses belajar mengajar. Permainan kata bersambut merupakan suatu permainan yang dapat mengenalkan gambar-gambar dan kata-kata yang nantinya memudahkan guru dalam penyampaian materi pembelajaran, terutama dalam berbahasa. Strategi permainan kata bersambut adalah termasuk bagian dari media visual yang merupakan bagian dari media sederhana [13].</p>
      <p id="_paragraph-38">Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Mustikowati, dkk pada tahun 2016, yang berjudul “Meningkatkan Semangat Membaca Dan Menulis Siswa Sekolah Dasar Dengan Permainan Kata Bersambut”. Menemukan bahwa metode pembelajaran sambil bermain ini memungkinkan siswa untuk lebih dalam memahami ide dan konsep baru selama proses pembelajaran. Belajar sambil bermain tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan keterampilan siswa dalam berbagai hal. Pembelajaran yang menyenangkan tidak hanya bertujuan umtuk meningkatkan kecerdasan kognitif yang berkembang, tetapi juga untuk meningkatkan emosional, sosial, afektif dan psikomotorik [14].</p>
      <p id="_paragraph-39">Penelitian yang dilakukan oleh Angelina C. O. R. Lake, dkk pada tahun 2020 yang berjudul “Penerapan Model Induktif Kata Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar”. Menemukan bahwa model induktif kata bergambar telah diterapkan dengan langkah-langkah yang benar dan sesuai rancangan pembelajaran membaca permulaan yang telah disusun. Terdapat peningkatan aktivitas guru dan siswa serta keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Inpres Oepura 2 Kupang terjadi pada setiap pertemuan. Rata-rata peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa menggunakan model induktif kata bergambar dari siklus I—III, yaitu (1) aspek pelafalan (53%, 72%, 82%); (2) aspek kelancaran (49%, 61%, 76%); (3) aspek kejelasan suara (51%, 54%, 71%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model induktif kata bergambar dapat meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Inpres Oepura 2 Kupang [15].</p>
    </sec>
    <sec id="sec-10">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-40">Berdasarkan hasil dan pembahasan terkait penelitian pengaruh permainan kata bersambut terhadap hasil tes kognitif dalam pembelajaran pkn kelas II di sekolah dasar dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara media permainan kata bersambut dan kartu huruf dalam meningkatkan hasil tes kognitif pokok bahasan Pancasila kelas II di SDN Pejangkungan. Hal tersebut terbukti dari hasil perhitungan t<sub id="_subscript-2">hitung</sub> &gt; t<sub id="_subscript-3">tabel </sub>, yaitu = 11,235 &gt; t<sub id="_subscript-4">tabel</sub>2,04523. Besarnya pengaruh dalam penelitian tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan <italic id="_italic-16">eta squared</italic> bahwa media permainan kata bersambut dan kartu huruf memberikan pengaruh besar dalam meningkatkan hasil tes kognitif pada pembelajaran PKN pokok bahasan Pancasila siswa kelas II SDN Pejangkungan. Hasil yang didapat dari hasil perhitungan ialah 0,81 &gt; 0,14.</p>
      <p id="_paragraph-41">Jadi kesimpulan dari penelitian ini ialah bahwa penerapan permainan kata bersambut mempunyai pengaruh besar terhadap meningkatnya hasil tes kognitif siswa kelas II SDN Pejangkungan Prambon, Sidoarjo.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>