<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Bioclimatic Resources and Their Consideration for Tourism Development in Selected Destinations of Uzbekistan</article-title>
        <subtitle>Sumber Daya Bioklimatik dan Pertimbangannya untuk Pengembangan Pariwisata di Destinasi Terpilih Uzbekistan</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-fc7d7d0232d713b46745d16e4101c78a" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Kholmatjanov</surname>
            <given-names>Bakhtiyar Makhamatjanovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-c67ae4d8acd54fa2d6c4e5ef37ba80a3" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Petrov</surname>
            <given-names>Yuriy Vasilevich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-393de38f86f423207edf79fc20831b64" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulov</surname>
            <given-names>Farrukh Ilkhomjon ugli Abdikulov</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
        <contrib id="person-aa66bd80daea5621002adb7997242b3b" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulov</surname>
            <given-names>Farrukh Ilkhomjon ugli Abdikulov</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-4" />
        </contrib>
        <contrib id="person-96c4aeff7c650c7d15bd7aa049200054" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Abdikulova</surname>
            <given-names>Mokhichekhra Rustam kizi</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-5" />
        </contrib>
        <contrib id="person-3864f6e75350632cbb0e774803aa53c8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Saypiddinov</surname>
            <given-names>Zafariddin Fakhriddin ugli</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-6" />
        </contrib>
        <contrib id="person-6c58aac6aa3eebd01c4ccdf22fde0644" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Makhmudov</surname>
            <given-names>Mukhammadismoil Mukhitdinovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-7" />
        </contrib>
        <contrib id="person-cd3e5edc53c26c502942bfda2a6fbc04" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Khalmatjanov</surname>
            <given-names>Farkhod Makhamatjanovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-8" />
        </contrib>
        <contrib id="person-ceee8bb5146e9cd5933b028e3a4cd84a" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Safarov</surname>
            <given-names>Firuz Bakhrametdinovich</given-names>
          </name>
          <email>bkhol@mail.ru</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-9" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-4">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-5">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-6">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-7">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-8">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <aff id="aff-9">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2020-05-08">
          <day>08</day>
          <month>05</month>
          <year>2020</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-19">Soal merupakan suatu alat yang digunakan guru sebagai tolak ukur untuk mengetahui sebarapa paham siswa terhadap materi yang terima. Soal yang dimaksud dalam penelitian ini merupakan soal cerita. Soal cerita cukup ditakuti oleh sebagian besar siswa. Banyaknya ketakutan yang dialami siswa dikarenakan banyak topik pelajaran matematika soal cerita dianggap membutuhkan daya pemahaman yang kuat. Selain daya berpahaman yang kuat diperlukannya data atau informasi yang banyak. Data atau informasi yang dibutuh dapat berupa informasi yang tersurat ataupun yang tersirat pada soal. Melalui informasi yang ada, nantinya akan diperoleh suatu penyelesaian yang memuaskan. Semakin banyak informasi atau data yang diperlukan, maka akan semakin baik respon dari siswa [1].</p>
      <p id="_paragraph-20">Dalam hal ini, untuk mengetahui tingkat level pertanyaan soal cerita perlu adanya data atau informasi. Melalui data atau informasi tersebut, akan memperoleh penyelesaian akhir yang memuaskan. Sebelum memperoleh penyelesaian akhir dengan adanya buku siswa tersebut diharapkan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya supaya dapat menyelesaikan masalah tersebut secara mandiri [2]. Dengan demikian, guru perlu meneliti dan menganalisis buku tersebut sebelum digunakan pembelajaran. Adapun buku siswa yang digunakan yakni terdapat dalam buku siswa matematika kelas 5 kurikulum 2013 penerbit CV Usaha Makmur. Dengan adanya kesalahan yang dilakukan siswa bisa menimbulkan nilai mata pelajaran matematika menurun. Siswa diminta supaya berfikir, bekerja keras dan juga harus merencanakan apa saja yang menjadi langkah-langkah untuk memecahkan masalah secara tersetruktur [3].</p>
      <p id="_paragraph-21">Taksonomi SOLO (<italic id="_italic-132">The Structure of the Observed Learning Outcome)</italic> mengelompokkan kualitas hasil belajar siswa serta merupakan alat yang mudah dan sederhana untuk menentukan tingkat kerumitan suatu soal atau pertanyaan[4]. Adanya kerumitan suatu soal atau pertanyaan matematika, maka dapat diketahui sejauh mana bahan pelajaran sudah diterima oleh siswa. Demikian klasifikasi taksonomi SOLO terhadap soal-soal cerita matematika kelas V SD yang diberikan dapat mengetahui sejauh mana soal tersebut mengukur hasil belajar siswa SD pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu, dilakukan suatu penelitian tentang “Analisis Level Pertanyaan Soal Cerita Berdasarkan Taksonom<italic id="_italic-133">i The Sturcture of the Observed Learning Outcome</italic> dalam buku matematika kurikulum 2013 Sekolah Dasar”. Guna untuk mengetahui persentase level pertanyaan pada soal cerita dalam buku matematika kurikulum 2013 SD setiap pokok bahasan berdasarkan Taksonomi SOLO.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-22">Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif sebagai perencana, pengumpulan data, dan penganalisis hingga pencetus penelitian, adapun penganalisis data dengan analisis konten (<italic id="_italic-134">content analysis</italic>). Deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui status dan mendeskripsikan fenomena serta memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan [5]. Tujuan penelitian deskriptif yakni mendeskripsikan informasi atau data sebagaimana adanya, sehingga dapat digunakan teknik persen untuk mendeskripsikan data yang telah didapat dalam penelitian.</p>
      <p id="_paragraph-23">Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan diambil dari buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V penerbit CV Usaha Makmur. Menggunakan tabel <italic id="_italic-135">check-list</italic> soal cerita yang terdapat dalam buku matematika tersebut yang akan dianalisis oleh peneliti. Instrumen penelitian merupakan alat bantu yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data. Dalam penelitian digunakan instrumen pendukung berupa lembar klasifikasi. Lembar klasifikasi tabel pertama berisi indikator klasifikasi level pertanyan (level pertanyaan soal cerita yang digunakan sebagai pedoman untuk menganalisis level pertanyaan pada soal cerita apakah termasuk dalam level pertanyaan unistruktural, multistruktural, relasional dan abstrak diperluas). Dianalisis lebih lanjut dengan lembar klasifikasi pertanyaan pada soal cerita yang berisi pokok bahasan, nomor pertanyaan, nomor soal, level soal, keterangan.</p>
      <p id="_paragraph-24">Analisis data merupakan cara yang paling menentukan untuk menyusun dan mengolah data, sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan. teknik analisis data yang digunakan yakni analisis konten. Bahwa penelitian yang dilakukan terhadap informasi yang didapat dalam teknik <italic id="_italic-136">check-</italic><italic id="_italic-137">list.</italic> Teknik triangulasi dapat digunakan dengan jalan memanfaatkan peneliti atau pengamat lain untuk keperluan pengecekan kelmbali drajat kepercayaan data yang ada[6].</p>
      <p id="_paragraph-25">Analisis isi atau sering disebut dengan analisis dokumen merupakan telaah sistematis atas dokumen-dokumen atau catatan-catatan sebagai sumber data. Data yang terkumpul dalam penelitian ini dapat diklasifikasikan menjadi data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa angka-angka yang menunjukkan persentase dari masing-masing level pertanyaan. Data kualitatif berupa kalimat yang merupakan analisa dari hasil persentase. Untuk menghitung persentase level pertanyaan pada keseluruhan soal cerita digunakan rumus sebagai berikut:</p>
      <p id="_paragraph-26">P = n/N x 100%</p>
      <p id="_paragraph-27">Keterangan:</p>
      <p id="_paragraph-28">P = persentase dari masing-masing level pertanyaan berdasarkan Taksonomi SOLO</p>
      <p id="_paragraph-29">n = jumlah pertanyaan dalam masing-masing level</p>
      <p id="_paragraph-30">N = jumlah seluruh pertanyaan</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-79bb6012b46da4f313a993f3336aebf3">
        <title>Hasil Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-31">Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto terdiri dari 6 pokok bahasan. Masing-masing pokok bahasan terdapat latihan soal untuk melatih pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan. Terdapat juga soal yang mencakup seluruh materi pokok bahasan yaitu uji kompetensi tiap akhir bab. Soal yang terpilih merupakan soal yang terdapat pada uji kompetensi.</p>
        <p id="_paragraph-32">Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dari 32 soal Taksonomi SOLO dengan 8 soal Taksonomi SOLO diklasifikasikan ke dalam Relasional (R) pada pokok bahasan I. Dan pada pokok bahasan II terdiri dari 10 SOAL Taksonomi SOLO pada klasifikasi Relasional (R). Sedangkan pada pokok bahasan III terdapat 4 soal Taksonomi SOLO pada level Relasional (R). pada pokok bahasan IV terdapat 1 soal Taksonomi SOLO pada klasifikasi Unistruktural (U) dan 3 soal Taksonomi SOLO pada klasifikasi Relasional (R). Pada pokok bahasan V terdapat 1 soal Taksonomi SOLO masuk pada klasifikasi Multistruktural (M) dan 4 soal masuk pada Relasional (R). Pada pokok bahasan trakhir yakni pokok bahasan VI terdapat 1 soal Taksonomi SOLO level Unistruktural (U).</p>
        <p id="_paragraph-33">Analisis level pertanyaan soal Taksonomi SOLO pada penelitian ini disajikan dalam bentuk presentase yang diperoleh dari hasil klasifikasi pertanyaan soal cerita kedalam level pertanyaan berdasarkan Indikator Taksonomi SOLO. Level pertanyaan berdasarkan Taksonomi SOLO yaitu diantaranya Unistruktursl, Multistruktural, Relasional, dan Expended Abstract.</p>
        <fig id="figure-panel-5191481d477baee8a97328d74ed843f5">
          <label>Figure 1</label>
          <caption>
            <title>Persentase Hasil Analisis Soal</title>
            <p id="paragraph-40bcaa9d7f63195e0077e96729082d83" />
          </caption>
          <graphic id="graphic-d2ebc9d06d3a6a3f17e59a8a7d730239" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="718 Ijemd G1.png" />
        </fig>
        <p id="_paragraph-35">Frekuensi atau presentase level pertanyaan Multistruktural (M) pada soal cerita adalah 1 atau 3,12, dengan terdiri dari 0 atau 0% pada pokok bahasan I; 0 atau 0% pada pokok bahasan II; 0 atau 0% pada pokok bahasan III; 0 atau 0% pada pokok bahasan VI; 1 atau 3,12% pada pokok bahasan V, dan 0 atau 0% pada pokok bahasan IV.</p>
        <p id="_paragraph-36">Frekuensi atau presentase level pertanyaan Relasional pada soal Taksonomi SOLO adalah 8 atau 25% pada pokok bahasan I; terdiri dari 10 atau 31,25% pada pokok bahasan II; 4 atau 12,5% pada pokokbahasan III; 3 atau 9,37% pada pokok bahasan IV; 4 atau 12,5% pada pokok bahasan V; dan 0 atau 0% pada pokok bahasan VI. Frekuensi atau presentase pada level pertanyaan Expended Abstrak pada soal cerita adalah 0 atau 0%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa presentase dari setiap level pertanyaan pada soal cerita adalah Unistruktural 2 atau 6,24%, Multistruktural 1 atau 3,12%; Relasional 29 atau 9,62% dan Expanded Abstrak 0 atau 0%.</p>
      </sec>
      <sec id="heading-9aec6890ea9960d7f22ed412ae908de0">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-37">Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, level pertanyaan soal Taksonomi SOLO pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V SD yaitu Unistruktural 2 atau 6,24%; Multistruktural 1 atau 3,12%; Relasional 29 atau 90,62 %; dan Expanded Abstrak 0 atau 0%. Adanya data tersebut tidak menunjukkannya soal Taksonomi SOLO dengan level Expanded Abstrak</p>
        <p id="_paragraph-38">Klasifikasi pada tahapan siklus belajar Taksonomi SOLO untuk tahapan belajar siswa kelas V yang rata-rata usia siswa pada umur 10-11 tahun berada pada level Relasional, yang maksimal dicapai oleh siswa pada usia 13 tahun[7]. Usia 11 tahun merupakan masa peralihan siswa dari tingkat Unistruktural ke tingkat Multistruktural hingga Relasional karena pada usia tersebut siswa dapat berpikir secara induktif, dapat menarik kesimpulan berdasarkan dua konsep atau data yang cocok, yang berdiri sendiri atau terpisah. Namun tidak menutup kemungkinan siswa yang usianya 11 tahun tahapan siklus belajar yang dialami berada pada tahap Unistruktural. Begitu juga sebaliknya, siswa yang memiliki pemikiran lebih maju dapat menyelesaikan soal dengan level pertanyaan lebih tinggi. [8] menyatakan bahwa level respon seorang siswa akab berbeda antara suatu konsep dengan konsep lainnya, dan perbedaan itu tidak akan melebihi tingkat perkembangan kognitif siswa seusianya.oleh karenanya, level pertanyaan Unistruktural hingga Relasional dapat juga diberikan kepada siswa SD kelas V.</p>
        <p id="_paragraph-39">Hasil penelitian ini selaras dengan diberikannya matematika sebagai pembelajaran bagi siswa SD, yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan keterampilan berpikir siswa terhadap permasalahn kehidupan dengan pola pikir matematika sebagai penyelesaiannya dalam kehidupan sehari-hari. Taksonomi SOLO merupakan alat evaluasi yang digunakan untuk menentukan kompleksitas atau tingkat kesulitan suatu soal pertanyaan[9]. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa level pertanyaan Relasional lebih tinggi dibandingkan dengan level Multistruktural dan Unistruktural. Oleh karenya, kompleksitasatau tingkat kesulitan pertanyaan yang sesuai dengan siswa SD kelas V khususnya berada pada level Relasional. Tingkat pertanyaan soal berdasarkan taksonomi SOLO siswa kelas V Sekolah Dasar adalah sebanyak 92% Multistruktural dan 7,27% pada level Relasional[10]. Berdasarkan hasil analisis persentase tersebut tingkat Multistruktural mendominan lebih banyak dibandingkan pada level Relasional. Level soal Unistruktural dan Expanded Abstrak tidak ditemukan dalam penelitian tersebut.</p>
        <p id="_paragraph-40">Dari penelitian yang saya lakukan memiliki hasil level soal yang berdeda dengan hasil penelitian yang saya lakukan. Siswa kelas V SD mayoritas berada pada level Multistruktural dan penelitian yang saya lakukan mayoritas berada pada level Relasional[11]. Hal ini sesuai dengan siklus belajar yang dialami oleh siswa SD kelas V yang rentang umurnya 10-11 tahun. Adapun menurut Bigg and Collis kelompok siswa tersebut berada pada masa peralihan level Multistruktural ke Relasional. Secara keseluruhan, soal cerita pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelasV SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto sudah baik. Baik disini dalam artian soal cerita yang terdapat didalamnya sudah sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, dan mudah dipahami maksud soal oleh pembacanya. Meskipun ada beberapa soal yang sama terkait model soal dan kalimat dalam soalnya. Lebih baik lagi jika soal yang ada dalam buku tersebut lebih variatif.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-41">Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan diperoleh data yang terdiri dari 32 soal. Presentase level pertanyaan Unistruktural pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelasV SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto yaitu 6,24%. Persentase level pertanyaan Multistruktural pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto yaitu 3,12%. Persentase level pertanyaan Relasional pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto yaitu 90,62%. Persentase level pertanyaan Expanded Abstrak pada Buku Pendidikan Matematika Kurikulum 2013 kelas V SD yang diterbitkan penerbit CV Usaha Makmur karangan Dewi Nuharini dan Sulis Priyanto yaitu 0%.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>