<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Ethical concepts in primary school student’s formation</article-title>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-99ec063574604a6981b9893e61ada485" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <given-names>Melikuzieva Gulrukhsor Abdullajon qizi</given-names>
          </name>
          <email>dildora@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-09-04">
          <day>04</day>
          <month>09</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-11">Pendidikan merupakan sebuah sarana yang memfasilitasi anak untuk belajar dan mengembangkan potensi. Menurut Undang-Undang RI Tahun 2003 pendidikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran sehingga peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan masyarakat, bangsa, dan negara[1]. Dalam pendidikan pembelajaran matematika berperanan sangat penting bagi setiap individu, karena dengan matematika setiap individu dapat meningkatkan kemampuan bernalar, berpikir kritis, logis, sistematis, dan kreatif. Oleh sebab itu pendidikan matematika tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia. “Pembelajaran matematika adalah suatu proses pemberian pengalaman belajar kepada peserta didik melalui serangkaian kegiatan yang terencana sehingga peserta didik memperoleh kompetensi tentang bahan matematika yang dipelajari. “Dalam proses belajar matematika, Bruner menyatakan pentingnya tekanan pada kemampuan peserta didik dalam berpikir intuitif dan analitik akan mencerdaskan peserta didik membuat prediksi dan terampil dalam menemukan pola (pattern) dan hubungan/keterkaitan (relation)[2].”</p>
      <p id="_paragraph-12">Pembelajaran Matematika adalah proses pemberian pengalaman belajar kepada peserta didik melalui serangkaian kegiatan yang terencana sehingga peserta didik memperoleh kompetensi tentang bahan matematika yang dipelajari. Sebagai pengetahuan, matematika mempunyai ciri-ciri khusus antara lain abstrak, deduktif, konsisten, hierarkis, dan logis. Ciri keabstrakan matematika beserta ciri lainnya yang tidak sederhana, menyebabakan matematika tidak mudah untuk dipelajari, dan pada akhirnya banyak siswa yang kurang tertarik terhadap matematika. Proses pembelajaran di dalam kelas harus dilakukan dengan sangat matang. Artinya, sebagai guru kita harus mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pembelajaran di kelas. Antara lain silabus, RPP, bahan ajar, alat evaluasi, media pembelajaran, dan perangkat pembelajaran yang lain. Perangkat pembelajaran tersebut dibuat sebelum proses belajar mengajar di mulai dan perangkat pembelajaran harus disesuaikan dengan pembelajaran yang akan disampaikan kepada siswa.</p>
      <p id="_paragraph-13">Berdasarkan hasil wawancara penelitian di kelas IV SDN Pagerwojo mendapatkan hasil bahwa banyak peserta didik yang kesulitan dalam memahami materi matematika yang disampaikan oleh guru, selain itu siswa kurang memiliki rasa percaya diri. Dalam proses belajar mengajar siswa masih mengalami kesulitan dalam belajar matematika serta apabila peserta didik diminta mengerjakan pelajaran matematika di depan kelas, peserta didik pasif. “Untuk itulah, kemampuan guru dalam mengelola kelas dan menjadikan pembelajaran matematika sebagai mata pelajaran yang menyenangkan sangat dibutuhkan.” “Membangun rasa percaya diri siswa terutama dalam pembelajaran matematika juga akan berdampak pada keberhasilan dalam pembelajaran.” “Di beberapa sekolah, masih banyak siswa yang merasa kesulitan bahkan takut dalam belajar matematika.” Menurut Prasetyo dan Fitri (2018:24), pembelajaran aktif dapat terjadi dengan pembelajaran yang bersifat kontekstual atau mengaitkan materi pembelajaran secara relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. “Kepercayaan diri ini, dapat dibentuk dengan menggali kemampuan yang ada pada diri siswa dalam belajar matematika.” Berdasarkan masalah diatas perlu adanya perubahan terhadap penyampaian materi yang dilakukan oleh guru[3].</p>
      <p id="_paragraph-14">Dalam hal penyampaian materi tersebut guru dapat menerapkan strategi yang bervariasi. Variasi adalah keanekaan yang membuat sesuatu tidak monoton. Variasi dapat berupa perubahan-perubahan atau perbedaan-perbedaan yang sengaja diciptakan atau dibuat untuk memberikan kesan yang unik. Di dalam kehidupan sehari-hari variasi memegang peranan yang sangat penting. Tanpa variasi hidup ini akan menjadi membosankan. Penggunaan strategi mengajar yang bervariasi dapat menggairahkan belajar anak didik. Penggunaan strategi yang bervariasi sebagaimana disebutkan diatas dapat menjembatani gaya-gaya belajar anak dalam menyerap bahan pelajaran. Umpan balik dari anak didik akan bangkit sejalan dengan penggunaan strategi mengajar yang sesuai dengan kondisi psikologis anak didik.</p>
      <p id="_paragraph-15">Berdasarkan kondisi tersebut, tentunya pada proses pembelajaran yang efektif harus dilakukan praktik pembelajaran yang menekankan pada keaktifan siswa, salah satunya adalah dengan strategi <italic id="_italic-35">everyone is a teacher here</italic>. Strategi <italic id="_italic-36">everyone is a teacher here</italic> ini merupakan strategi pembelajaran aktif yang dapat membuka peluang bagi setiap siswa untuk berperan sebagai guru bagi teman sebayanya. Menurut Sodiq (2001:21) bahwa strategi <italic id="_italic-37">everyone is a teacher her</italic><italic id="_italic-38">e </italic>dapat meningkatkan motivasi, keaktifan, dan prestasi belajar siswa[4].</p>
      <p id="_paragraph-16">Dari permasalahan di atas , peneliti menggunakan penelitian yang berjudul “Pengaruh Strategi <italic id="_italic-39">Everyone is a Teacher Here</italic> Terhadap Rasa Percaya Diri Siswa Dalam Belajar Matematika Kelas IV di SDN Pagerwojo”. Hal ini bertujuan untuk mendorong tercapainya tujuan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika diharapkan guru mampu menciptakan rasa percaya diri belajar matematika peserta didik meningkat, mendorong peserta didik untuk aktif, kritis dan logis sehingga akan tergali potensi yang ada pada diri peserta didik.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengunakan metode <italic id="_italic-40">Pre-Experimental Design (</italic><italic id="_italic-41">nondesign</italic><italic id="_italic-42">)</italic>. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah <italic id="_italic-43">Intact-Group </italic><italic id="_italic-44">Comparasion</italic>. Populasi adalah wilayah generalisasi yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh eneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpuannya[5]. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Pagerwojo. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel dari kelas IV C (kontrol) dan kelas IV D (eksperimen) yang berjumlah masing-masing 30 siswa. Dengan struktur ini di dalamnya terdapat post-angket siswa yang dilakukan sebelum pemberian perlakuan dan setelah selesai pemberian perlakuan agar lebih akurat. Teknik samling yang digunakan pada penelitian ini adalah <italic id="_italic-45">nonprobability sampling </italic>dengan menggunakan teknik <italic id="_italic-46">purposive sampling</italic>. Jenis data yang digunakan oleh peneliti adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diambil langsung dari subyek penelitian yaitu dari kelas IV SDN Pagerwojo. Dan adapun data sekunder berupa data yang tidak langsung seperti hasil post-angket.</p>
      <p id="_paragraph-18">Dalam penelitian ini peneliti menggunakan berbagai uji. Pada uji pertama peneliti menggunakan uji normalitas untuk mengetahui apakah data yang digunakan peneliti berdistribusi normal atau tidak. Lalu yang kedua peneliti menggunakan uji homgenitas yang bertujuan untuk mengetahui apakah populasipenelitian memiliki variansi yang sama. Pada uji ketiga adalah uji hipotesis (uji t) yang bertujuan untuk membuktikan ada atau tidaknya pengaruh strateegi <italic id="_italic-47">everyone Is a teacher here</italic> terhadap hasil belajar dan untuk mengetahui seberapa besar variable x terhadap variable y. Dan pada uji keempat sesudah melakukan perhitungan uji t, peneliti menggunakan uji <italic id="_italic-48">eta square </italic>untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi <italic id="_italic-49">everyone is a teacher here </italic>terhadap rasa percaya diri siswa kelas IV SDN Pagerwojo.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-6c2eb3982b725e7be694a26431da2d1f">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="paragraph-f2974f06d3262874d5a2b1e8f112d0e4">A. Hasil Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-20">Dari perolehan penelitian strategi <italic id="_italic-50">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa belajar matenatika kelas IV. Maka disajikan data sebagai berikut:</p>
      <p id="paragraph-b585906adf8f2468ffa1ff0733d39cfb">1. Uji Normalitas </p>
      <p id="_paragraph-21">Uji normalitas bertujuan bagi memahami apakah instrumen penelitian sudah berdistrbusi normal atau tidak. Di dalam pengkajian ini peneliti mengenakan perhitungan SPSS 20.0 dan berikut adalah tabel hasil uji normalitasnya:</p>
      <p id="paragraph-c215eb6c1298a22a8d49e5c7c0a2623c">
        <italic id="italic-5c8a7aa0ad8fac50c468821ef8a286ae">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-6e976162f6c2f0b90e4ffef66a0559b7"><bold id="bold-28c9485e1f2689ac81ffab5f1023ee89">Gambar 1.</bold> Hasil Uji Normalitas</p>
      <p id="_paragraph-22">Dari tabel 1 uji normalitas data diatas maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa data tersebut normal. Karena peneliti mengetahui bahwa angket posttest eksperimen hasilnya menunjukkan 0.151, sedangkan posttest kelas kontrol menunjukkan hasil 0,108. Dengan itu maka peneliti mengetahui bahwa data keduanya normal karena lebih dari 0,05. Jika kurang dari 0,05 maka data tersebut tidak normal. Dengan data diatas maka dapat diketahui bahwa angket rasa percaya diri baik untuk kelas eksperimen maupun kelas kontrol sudah normal.</p>
      <p id="paragraph-d282709ceb3e69a4488d04c86aa83b27">2. Hasil Uji Homogenitas</p>
      <p id="paragraph-3795a1e9e389f0ba92d3308108351a0d">
        <italic id="italic-3a89b450aa0bd66b209dec77b20fe39c">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-189f7c10ddebd1dab22f756c33ef9437"><bold id="bold-f2d51b97ab35996c7ef0a8bc74f1f059">Gambar 2. </bold>Uji Homogenitas</p>
      <p id="_paragraph-23">Berdasarkan tabel 2 Test of Homogenity of Variances di atas diketahui nilai signifikansi (Sig.) variabel rasa percaya diri pada siswa kelas kontrol dan eksperimen adalah sebesar 0.061. karena nilai sig. 0.061 &gt; 0.05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan dalam uji homogenitas di atas, dapat disimpulkan bahwa varians data rasa percaya diri pada siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen adalah semua data homogen.</p>
      <p id="paragraph-3e0ebec352d39c14584935bea78afd3e">3. Hasil Uji T</p>
      <p id="paragraph-37779468cdc6a7300fcb38a15ef72907">
        <italic id="italic-08d6946509aeece29c0d9b66ebf33e73">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-a6c28659494bdebea4c530c86846e942"><bold id="bold-b467b1c1a762aee9634696f24eecb542">Gambar 3.</bold> Hasil Uji t</p>
      <p id="_paragraph-24">Hipotesis pada penelitian ini adalah adanya pengaruh strategi <italic id="_italic-51">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo. Berdasarkan data diatas t hitung sebesar 12.976. Berdasarkan tabel taraf 5% (58; 0.05) adalah 2.002, maka dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, ada pengaruh dalam pembelajaran strategi <italic id="_italic-52">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo. Disamping menggunakan perbandingan t hitung dengan t tabel, dapat juga dilakukan perbandingan Sig. (2-tailed) (.000) dengan α. Jika sig. (2-tailed) (0.000) &lt; (0,025), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, ada pengaruh dalam pembelajaran strategi <italic id="_italic-53">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo.</p>
      <p id="paragraph-ea76c27b39cdfd6a403ac805018ab596">4. Hasil Uji Eta Square</p>
      <p id="paragraph-26e43cdbcf39b99cc9466a7d8c811599">
        <italic id="italic-95c519789ef061f536c5105d035e3489">Supplementary Files</italic>
      </p>
      <p id="paragraph-b9e8621a26fd58e20a1ae97848d34906"><bold id="bold-190f488d033736b41491961ab98a7132">Gambar 4. </bold>Hasil Uji Eta Square</p>
      <p id="_paragraph-25">Dari tabel 4 diatas maka peneliti menyimpukan penelitian ini berpengaruh sangat besar karena menunjukkan hasil 1.000, jika strategi dependen menunjukkan hasil kurang dari 0,06 maka penelitian menunjukkan ada pengaruh yang kecil sedangkan jika menunjukkan hasil 0,06-0,14 maka tingkat pengaruhnya sedang, dan jika menunjukkan hasil lebih dari 0,14 maka berpengaruh besar. “Maka dengan itu penelitian Pengaruh Strategi <italic id="_italic-54">Everyone is a Teacher Here</italic> Terhadap Rasa Percaya Diri Siswa dalam Belajar Matematika Kelas IV di SDN Pagerwojo, memiliki pengaruh yang besar.</p>
      <p id="paragraph-f6d8e80eed7727ac699dfa9cdc907a26">B. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-26">Berdasarkan hasil perhitungan data t hitung hasil angket sebesar 12.976. berdasarkan tabel taraf 5% (58; 0.05) adalah 2.002, maka dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, ada pengaruh dalam pembelajaran strategi <italic id="_italic-55">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo. Serta berdasarkan uji eta square penelitian ini berpengaruh sangat besar karena menunjukkan hasil 1.000, jika strategi dependen menunjukkan hasil kurang dari 0,06 maka penelitian menunjukkan ada pengaruh yang kecil sedangkan jika menunjukkan hasil 0,06-0,14 maka tingkat pengaruhnya sedang, dan jika menunjukkan hasil lebih dari 0,14 maka berpengaruh besar. Maka dengan itu penelitian Pengaruh Strategi <italic id="_italic-56">Everyone is a Teacher Here</italic> Terhadap Rasa Percaya Diri Siswa dalam Belajar Matematika Kelas IV di SDN Pagerwojo, memiliki pengaruh yang besar. Sedangkan adanya pengaruh strategi <italic id="_italic-57">everyone is a teacher here </italic>dibentuk juga dengan hasil pengamatan (observasi) penelitian di kelas eksperimen yang menunjukkan hasil sebagai berikut:</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <title>Hasil Lembar Pengamatan dalam bentuk persen (%)</title>
          <p id="_paragraph-28" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-9702ea49ed4d91cbabe86aac9b9f7169">
              <td id="table-cell-5d608440d9837dbfcf0fee17823cffce">Indikator</td>
              <td id="table-cell-bd509ca6a0e29bbd0ecaafb8cbca92b5">Sangat Tidak Setuju % (1)</td>
              <td id="table-cell-882fbd09408cafbe4b3a2b6601cbff4a">Tidak Setuju % (2)</td>
              <td id="table-cell-536669bf1cab88f6a84bb23fda0b9303">Netral % (3)</td>
              <td id="table-cell-0938301bad323d873e236eccf0c6edea">Setuju % (4)</td>
              <td id="table-cell-4958b3b36b4657d951f98dafb3daf7c8">Sangat Setuju % (5)</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-801e6152a5ed943fd4578b2f37ecfa70">
              <td id="table-cell-cafae112c32778cb139ddd8e49d0bea3">Rasa ingin tahu</td>
              <td id="table-cell-6fd878628ac7ee6da37e647cb96bc593">0</td>
              <td id="table-cell-a77c3e7a2b618608c8a1a92f9315f34f">3,3</td>
              <td id="table-cell-83621750bed2ef6fe78de9ade3539827">30</td>
              <td id="table-cell-ade188c224ba094b72202c28b4c83286">80</td>
              <td id="table-cell-869cc581acb209af97298d8637c6def3">20</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-5e8296fd270233667680a632f84e9cd6">
              <td id="table-cell-3804cbaa0535c3624a2193487bfdb7e8">Gemar membaca</td>
              <td id="table-cell-0d5aa2603d2e9f815033a3fc86c2e7ec">10</td>
              <td id="table-cell-8780a0bdfc3de548203d89bfee7eaf22">16.7</td>
              <td id="table-cell-37b080e640e5a29c34bd2b46b176fcaa">40</td>
              <td id="table-cell-64508e314c8a01cc692dd7e4a72dd6fc">20</td>
              <td id="table-cell-5a22b812116bc1513f521a796056fc65">13.3</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d32f11a2a291aa6af5fc60f33a7dc845">
              <td id="table-cell-178b55db61b7aed7ede328579bc67734">Kerja keras</td>
              <td id="table-cell-ceeef9ee33ce5ed8e28ef72046e2796a">10</td>
              <td id="table-cell-8761479278d3db4a15a8bcdd66b5353f">0</td>
              <td id="table-cell-0e0eb961987105ae44ac2ad1e8f708d7">33,3</td>
              <td id="table-cell-819c1b3439403f830007cb5e2fbe6478">33,3</td>
              <td id="table-cell-9cffcbf9167e2f4c353288811b6666b4">23,3</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-bac60f0283174962b3b65cb6c04acb34">
              <td id="table-cell-3f8fb9cf17e081cbd29f1ab81d8bd889">disiplin</td>
              <td id="table-cell-2b17fbd50ea21c6dd57a6b441c3ce7a6">10</td>
              <td id="table-cell-81dc060f46269df4ac620fe213a3929c">0</td>
              <td id="table-cell-39beb8d531e9e36f0a0639bb4c984a1b">33,3</td>
              <td id="table-cell-f5cef7491bbad54263f9b420e28e8139">40</td>
              <td id="table-cell-e134cefbdecd4e282c1280a8bb70fcb5">16.7</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6524c3e1310a876ec990e0077bb970ec">
              <td id="table-cell-f463bf5d6908a86c16040f50f50ca8be">Tanggung jawab</td>
              <td id="table-cell-24792edfd572a96e387192d9e7a57394">13,3</td>
              <td id="table-cell-64bf2febb23bfdab00f1e7f223ed09e2">6,7</td>
              <td id="table-cell-7f217ee0dc356db37d266e64fffde31e">23,3</td>
              <td id="table-cell-dd33d9aa2cd8300e6a15530c5a082cbe">46.7</td>
              <td id="table-cell-27536ff93e062086e1f3e950ba5ec537">10</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-29">Keadaan ini sejalan dengan hasil penelitian Strategi <italic id="_italic-58">everyone is a teacher here</italic> yang pernah diterapkan oleh Nur Amirul Ummah terdapat peningkatan hasil belajar matematika yang diperoleh peserta didik seusai melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan strategi pembelajaran <italic id="_italic-59">everyone is a teacher here</italic> pada kelas IV di SDN Kedondong 1 Sidoarjo[6]. Mochamad Yusuf hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar kognitif, afektif, maupun psikomotor siswa mengalami peningkatan yang signifikan selama 2 siklus dengan masing-masing persentase ketuntasan mencapai indikator yang ditentukan[7]. Diah Sri Utami, dkk. metode ETH efektif terhadap hasil belajar ipa siswa kelas V SDN Sekarjalak 01 Pati[8]. Maisura, dan Ridwan dengan judul meningkatkan prestasi belajar tentang sifat-sifat bangun datar melalui strategi pembelajaran <italic id="_italic-60">everyone is a teacher here</italic> pada siswa kelas V MIN Bayu Gampong hasil penelitian menunjukkan hasil meningkat dengan siklus I dan II 91,30[9]. Rohmatus Salimah dengan judul Pengaruh penerapan strategi <italic id="_italic-61">everyone is a teacher here</italic> terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Kwedenkembar Mojokerto dengan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan kenaikan hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kenaikan pada kelas eksperimen (0,73) dan pada kelas kontrol (0,54)[10]. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti terdahulu, kegiatan pembelajaran strategi <italic id="_italic-62">everyone is a teacher here</italic> ada pengaruh.</p>
      <p id="_paragraph-30">Hal ini bertujuan untuk mendorong tercapainya tujuan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika diharapkan siswa memiliki rasa percaya diri belajar matematika meningkat yang akan mempengaruhi gaya belajar siswa dalam proses pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-31">Dengan analisa data penelitian di atas maka dapat dibuktikan bahwa ada pengaruh strategi <italic id="_italic-63">everyone is a teacher here</italic> terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematia kelas IV di SDN Pagerwojo karena siswa sangat antusias didalam pembelajaran, siswa sangat aktif bertanya dan sangat antusias mengikuti pembelajaran. Dengan hal tersebut banyak siswa yang dengan sendirinya menjawab setiap persoalan-persoalan yang diberikan guru sehingga siswa akan lebih mudah untuk memahami dan mengerti materi yang disampaikan.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-5">
      <title>Kesimpulan</title>
      <list list-type="bullet" id="list-6d1fff1771dc044dfd65e3c45749bcf2">
        <list-item>
          <p>Ada pengaruh yang signifikan antara strategi <italic id="_italic-64">everyone is a </italic><italic id="_italic-65">teachere</italic><italic id="_italic-66"> here </italic>terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penelitian ini memiliki pengaruh yang besar antara strategi <italic id="_italic-67">everyone is a </italic><italic id="_italic-68">teachere</italic><italic id="_italic-69"> here </italic>terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-32">Berdasarkan data diatas t hitung hasil angket sebesar 12.976. berdasarkan tabel taraf 5% (58; 0.05) adalah 2.002, maka dapat disimpulkan bahwa t hitung lebih besar daripada t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, ada pengaruh dalam pembelajaran strategi <italic id="_italic-70">everyone is a teacher here </italic>terhadap rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika kelas IV di SDN Pagerwojo.</p>
      <p id="_paragraph-33">Serta berdasarkan uji eta square penelitian ini berpengaruh sangat besar karena menunjukkan hasil 1.000, jika strategi dependen menunjukkan hasil kurang dari 0,06 maka penelitian menunjukkan ada pengaruh yang kecil sedangkan jika menunjukkan hasil 0,06-0,14 maka tingkat pengaruhnya sedang, dan jika menunjukkan hasil lebih dari 0,14 maka berpengaruh besar. Maka dengan itu penelitian Pengaruh Strategi <italic id="_italic-71">Everyone is a Teacher Here </italic>Terhadap Rasa Percaya Diri Siswa dalam Belajar Matematika Kelas IV di SDN Pagerwojo, memiliki pengaruh yang besar.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>