<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Use of Local Wisdom-Based E-Books with Outdoor Learning Methods on Elementary School Science Learning Outcomes</article-title>
        <subtitle>Penggunaan e-Book Berbasis Kearifan Lokal dengan Metode Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa IPA Sekolah Dasar</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Lestari</surname>
            <given-names>Vera Dwi</given-names>
          </name>
          <email>fitriaekawulandari@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Wulandari</surname>
            <given-names>Fitria Eka</given-names>
          </name>
          <email>fitriaekawulandari88@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-09-16">
          <day>16</day>
          <month>09</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>15</day><month>09</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="sec-1">
      <title>I. Deskripsi Produk </title>
      <p id="_paragraph-12">Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan bidang studi yang mengeksplorasi berbagai proses ilmiah, dengan menunjang tercapainya hasil belajar yang mencakup pemahaman konseptual serta teoritis <xref id="_xref-1" ref-type="bibr" rid="bib1">[1]</xref>. Pemahaman konseptual merupakan tingkat kemahiran yang dicapai siswa selama proses pembelajaran mereka sesuai dengan tujuan yang diinginkan didalam proses pembelajaran. Pemahaman konsep sangat penting dalam proses pendidikan dan menjadi landasan untuk mencapai hasil belajar <xref id="_xref-2" ref-type="bibr" rid="bib2">[2]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-13">Hasil belajar pada hakikatnya merupakan perubahan perilaku yang mencakup aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperoleh siswa setelah mengikuti proses pembelajaran <xref id="_xref-3" ref-type="bibr" rid="bib3">[3]</xref>. Menurut Bloom, hasil belajar terbagi dalam tiga ranah, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Hasil belajar kognitif merupakan keterampilan yang diperoleh siswa setelah mereka terlibat dalam aktivitas belajar <xref id="_xref-4" ref-type="bibr" rid="bib4">[4]</xref>. Hasil belajar kognitif mencakup kemampuan siswa untuk mengingat atau mengartikulasikan konsep dan prinsip yang telah mereka peroleh selama perjalanan belajar mereka. Bloom mengklasifikasikan proses kognitif menjadi enam tingkatan, yaitu C1 mengingat, C2 memahami, C3 menerapkan/ mengaplikasikan, C4 menganalisis, C5 menyimpulkan, dan C6 mencipta/ menemukan <xref id="_xref-5" ref-type="bibr" rid="bib5">[5]</xref>. Ranah kognitif secara mendasar mengutamakan pada pengetahuan yang relevan sebagai hasil belajar yang diinginkan <xref id="_xref-6" ref-type="bibr" rid="bib6">[6]</xref>. Menurut Sudijono, ranah ini mencakup aktivitas mental otak dan berkaitan dengan proses di mana indra memperoleh dan menyimpan informasi dalam pikiran <xref id="_xref-7" ref-type="bibr" rid="bib7">[7]</xref>. Hasil belajar ranah kognitif diukur untuk mengumpulkan informasi yang akurat mengenai berbagai kemampuan kognitif, seperti pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan berpikir kritis <xref id="_xref-8" ref-type="bibr" rid="bib8">[8]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-14">Fokus penelitian ini diarahkan pada hasil belajar kognitif karena ranah ini relatif lebih mudah diukur secara objektif melalui tes atau evaluasi tertulis, dan sering dijadikan dasar penilaian akademik <xref id="_xref-9" ref-type="bibr" rid="bib9">[9]</xref>. Hasil kognitif memberikan gambaran sejauh mana siswa mampu menguasai konsep-konsep IPA secara bertingkat, mulai dari sekadar mengingat fakta hingga mampu mencipta atau memecahkan masalah berbasis pengetahuan yang diperoleh <xref id="_xref-10" ref-type="bibr" rid="bib10">[10]</xref>. Mengacu pada indikator C1–C6, evaluasi pembelajaran dapat dilakukan secara komprehensif dari level berpikir rendah hingga tinggi, sehingga tidak hanya terbatas pada hafalan, tetapi juga mencakup pemahaman mendalam, penerapan konsep, kemampuan analisis, evaluasi, hingga kreativitas dalam pembelajaran IPA.</p>
      <p id="_paragraph-15">Pemahaman yang mendalam terhadap proses pembelajaran akan mendukung pengambilan keputusan yang tepat apabila telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur. Dalam implementasi proses belajar mengajar, diketahui bahwa setiap siswa di kelas memiliki tingkat keterampilan akademik yang berbeda-beda, sehingga perhatian yang lebih komprehensif perlu diarahkan untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang beragam dari setiap individu siswa. Berbagai permasalahan pembelajaran yang berkelanjutan terus berdampak pada rendahnya hasil belajar kognitif siswa, kondisi ini menjadi tantangan serius yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan <xref id="_xref-11" ref-type="bibr" rid="bib11">[11]</xref>. Keterkaitan dengan konteks pembelajaran IPA di sekolah dasar semakin terlihat jelas ketika menganalisis temuan empiris dari beberapa penelitian terdahulu yang mengungkapkan permasalahan serius dalam pencapaian hasil belajar IPA siswa SD. Raharjo dan Kristin, dalam penelitiannya di SD Negeri Kutowinangun 04 Salatiga menemukan bahwa pada tahap pra siklus hanya terdapat 4 orang peserta didik atau 14% peserta didik dari keseluruhan peserta didik kelas IV yang memenuhi KKM, sedangkan 86% siswa belum mencapai ketuntasan minimal dengan standar KKM 70-75 untuk mata pelajaran IPA <xref id="_xref-12" ref-type="bibr" rid="bib12">[12]</xref>. Temuan serupa dikuatkan oleh penelitian Sediasih yang mengidentifikasi bahwa pembelajaran konvensional yang hanya mengandalkan buku teks sebagai sumber utama pembelajaran menyebabkan rendahnya ketuntasan belajar siswa SD <xref id="_xref-13" ref-type="bibr" rid="bib13">[13]</xref>. Sukayati dalam kajian komprehensifnya menegaskan bahwa pembelajaran yang monoton dengan hanya bergantung pada buku teks tanpa dukungan media pembelajaran yang variatif menjadi salah satu faktor utama rendahnya hasil belajar siswa di berbagai mata pelajaran, termasuk IPA <xref id="_xref-14" ref-type="bibr" rid="bib14">[14]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-16">Berdasarkan observasi awal yang dilakukan dengan beberapa guru IPA kelas empat di sebuah sekolah dasar di Distrik Sidoarjo, mayoritas hasil belajar kognitif siswa tidak sesuai dengan hasil belajar yang diharapkan. Beberapa indikasi bahwa hasil belajar siswa tidak optimal tercermin dalam hasil evaluasi belajar siswa, termasuk Ulangan Harian (UH), Penilaian Tengah Semester (PTS), dan Penilaian Akhir Semester (PAS), yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa belum mencapai Kriteria Kelayakan Minimum (KKM), yang ditetapkan sebesar 75 untuk mata pelajaran IPA. Observasi yang dilakukan di sebuah sekolah dasar di Distrik Sidoarjo menunjukkan adanya kondisi yang mengkhawatirkan di mana hanya 30% siswa yang telah mencapai KKM dengan hasil belajar yang baik, sedangkan 70% lainnya belum mencapai KKM dan masih menunjukkan hasil belajar yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa masih mengalami kesulitan dalam mencapai kriteria kelayakan minimum yang ditetapkan oleh sekolah dan membutuhkan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas hasil belajar IPA bagi siswa sekolah dasa.</p>
      <p id="_paragraph-17">Sebagai respons terhadap tantangan yang telah diidentifikasi, media pembelajaran inovatif diperlukan untuk memaksimalkan potensi lingkungan sekitar sebagai sumber pembelajaran yang penting. Penggunaan e-book berbasis kearifan lokal dan media pembelajaran luar ruangan bersifat strategis karena menggabungkan penggunaan teknologi dan eksplorasi kehidupan tumbuhan di lingkungan sekolah sebagai sumber pembelajaran langsung. E-book yang dibuat memiliki konten sains yang sesuai dengan berbagai jenis tumbuhan di halaman sekolah, termasuk tumbuhan hias dan tumbuhan obat, yang memungkinkan anak-anak untuk belajar dan mengeksplorasi konsep-konsep ilmiah (seperti anatomi tumbuhan, fotosintesis, dan klasifikasi tumbuhan). Implementasi metode <italic id="_italic-106">outdoor learning </italic>memungkinkan siswa melakukan pembelajaran di luar ruang kelas dengan memanfaatkan lingkungan alami sekolah, dimana siswa dapat berinteraksi langsung dengan objek pembelajaran melalui pengamatan, eksplorasi, dan eksperimen sederhana yang dipandu oleh <italic id="_italic-107">e-book </italic>interaktif. Kombinasi media digital dan pembelajaran berbasis lingkungan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, mempermudah pemahaman konsep-konsep IPA yang abstrak menjadi lebih konkret, serta mengoptimalkan pencapaian hasil belajar kognitif siswa.</p>
      <p id="_paragraph-18">Para ilmuwan sepakat bahwa hasil belajar kognitif dalam bidang sains perlu dipadukan dengan pengalaman yang melibatkan kelima indra manusia <xref id="_xref-15" ref-type="bibr" rid="bib15">[15]</xref>. Hal ini penting karena sebagian besar siswa sekolah dasar cenderung lebih menyukai melihat gambar dibanding memahami teks penjelasan yang panjang dan kompleks. Buku teks yang tersedia seringkali menjadi tantangan karena penjelasannya kurang fokus dan tidak kontekstual dengan kehidupan siswa. menegaskan bahwa rendahnya hasil belajar IPA juga disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru dalam menyusun bahan ajar yang mampu mendukung pemahaman konseptual <xref id="_xref-16" ref-type="bibr" rid="bib16">[16]</xref>. Oleh karena itu, peneliti meyakini bahwa tantangan ini dapat diatasi dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam sumber belajar, salah satunya melalui <italic id="_italic-108">e-book</italic>. </p>
      <p id="_paragraph-19">E-book, juga dikenal sebagai buku elektronik, adalah buku digital yang memungkinkan tampilan teks, gambar, dan materi multimedia lainnya dalam format digital yang dapat diakses pada perangkat digital seperti tablet, komputer, dan smarthpone<italic id="_italic-109">. </italic>Karakteristik utama <italic id="_italic-110">e-book </italic>meliputi interaktivitas (seperti kuis, <italic id="_italic-111">hyperlink</italic>, animasi), kemudahan akses, fleksibilitas tampilan, ramah lingkungan karena tidak memerlukan kertas, serta memungkinkan pembaruan konten secara berkala <xref id="_xref-17" ref-type="bibr" rid="bib17">[17]</xref>. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar IPA salah satunya dipengaruhi oleh keterbatasan media pembelajaran yang mampu menampilkan visual maupun konteks lokal <xref id="_xref-18" ref-type="bibr" rid="bib18">[18]</xref>. Sejumlah studi membuktikan bahwa pemanfaatan media digital seperti <italic id="_italic-112">e-book</italic>dapat meningkatkan motivasi sekaligus hasil belajar IPA karena siswa memperoleh visualisasi, simulasi, dan materi yang lebih kontekstual <xref id="_xref-19" ref-type="bibr" rid="bib19">[19]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-20">Di wilayah Sidoarjo, kearifan lokal berkaitan dengan tumbuhan yang ditemukan di dekat sekolah. Tumbuhan ini meliputi tanaman yang dapat membantu orang merasa lebih baik, pohon yang memberikan naungan, bunga, dan jenis tumbuhan lain yang ada di sekitar siswa. Siswa dapat menggunakan buku-buku tentang kearifan lokal untuk belajar tentang sains dengan cara yang lebih baik. Buku elektronik ini dapat membantu siswa memahami ide-ide dengan menggunakan hal-hal yang mereka lihat setiap hari. Siswa dapat melihat hal-hal ini, mengelompokkannya, dan mencari tahu artinya. Ini dapat sangat membantu siswa di wilayah Sidoarjo yang sedang belajar tentang kearifan dan sains. Kearifan lokal adalah bagian dari pembelajaran tentang sains. </p>
      <p id="_paragraph-21">Selain <italic id="_italic-113">e-book</italic>, penggunaan metode <italic id="_italic-114">outdoor learning </italic>juga digunakan untuk mendukung pembelajaran IPA yang lebih aktif. <italic id="_italic-115">Outdoor learning </italic>adalah pendekatan yang memanfaatkan lingkungan luar kelas sebagai sumber belajar, dengan karakteristik utama berupa aktivitas langsung di lapangan, pengamatan terhadap objek nyata, pemanfaatan sumber daya alam sekitar, pembelajaran kolaboratif, serta refleksi setelah kegiatan <xref id="_xref-20" ref-type="bibr" rid="bib20">[20]</xref>. Secara teoretis, pendekatan ini memberikan pengalaman langsung <italic id="_italic-116">(experiential learning), </italic>meningkatkan motivasi, mendorong eksplorasi, dan memperkuat interaksi siswa dengan lingkungan nyata <xref id="_xref-21" ref-type="bibr" rid="bib21">[21]</xref>. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa <italic id="_italic-117">outdoor learning </italic>terbukti mampu meningkatkan pemahaman konseptual, melatih keterampilan berpikir kritis, mengurangi kejenuhan, serta meningkatkan keterlibatan aktif siswa <xref id="_xref-22" ref-type="bibr" rid="bib22">[22]</xref>. </p>
      <p id="_paragraph-22">Apabila menggunakan e-book berbasis kearifan dan metode pembelajaran di luar ruangan secara bersamaan, belajar sains bukan hanya tentang membaca buku. Ini juga tentang melakukan sesuatu dan melihat bagaimana hal itu bekerja dalam kehidupan. Cara belajar ini lebih menarik dan bermanfaat bagi siswa karena terhubung dengan kehidupan mereka. Menggunakan e-book berbasis kearifan dan metode pembelajaran di luar ruangan secara bersamaan membantu siswa belajar dengan cara yang lebih nyata dan bermakna. Ini seharusnya benar-benar membantu siswa belajar dan memahami berbagai hal dengan lebih baik.</p>
      <p id="_paragraph-23">Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, penelitian ini berfokus pada peningkatan hasil belajar kognitif IPA siswa sekolah dasar melalui penggunaan e-book berbasis kearifan lokal yang dipadukan dengan metode outdoor learning, sekaligus dibandingkan dengan pembelajaran konvensional berbasis buku teks. Kebaruan penelitian ini terletak pada perpaduan e-book mengenai keanekaragaman tumbuhan lokal dengan pendekatan outdoor learning sebagai strategi pembelajaran aktif di luar kelas, yang masih jarang diterapkan secara bersamaan dalam pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar, khususnya di Kecamatan Sidoarjo. Penelitian ini mengintegrasikan teknologi digital dengan pengalaman langsung di lapangan untuk melatih pemahaman konseptual siswa secara lebih kontekstual, interaktif, dan autentik. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-book berbasis kearifan lokal terhadap pencapaian hasil belajar kognitif IPA sebagai solusi atas tantangan rendahnya hasil belajar siswa.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>II. Isi Produk</title>
      <p id="_paragraph-24">Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa <italic id="_italic-118">e-book </italic>IPA berbasis kearifan lokal berjudul “Mengenal Tumbuhan di Lingkungan Sekolah” untuk siswa kelas IV SD/MI. <italic id="_italic-119">E-book</italic>ini disusun dengan tujuan membantu siswa memahami materi tumbuhan melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya tumbuhan yang sering dijumpai di lingkungan sekolah dan sekitar Kecamatan Sidoarjo, seperti pohon mangga, bunga bougenville, dan bunga sepatu.</p>
      <p id="_paragraph-25">Secara umum, <italic id="_italic-120">e-book</italic>ini memuat bagian-bagian awal seperti halaman judul, kata pengantar, petunjuk penggunaan, daftar isi, tujuan pembelajaran, dan capaian pembelajaran. Isi materi disusun runtut mulai dari pengertian kearifan lokal, subbab bagian tubuh pohon mangga dan fungsinya, fotosintesis pada bunga bougenville, hingga perkembangbiakan tumbuhan bunga sepatu. Pada bagian akhir juga terdapat rangkuman, evaluasi akhir, refleksi siswa, glosarium, daftar pustaka, dan biografi penyusun.</p>
      <p id="_paragraph-26">Materi dalam <italic id="_italic-121">e-book </italic>ini disusun berdasarkan konsep-konsep sains yang berkaitan dengan lingkungan sehari-hari siswa. <italic id="_italic-122">E-book </italic>ini menjelaskan apa itu kearifan lokal. Kearifan lokal adalah kebiasaan, pengetahuan, dan cara hidup suatu komunitas yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kearifan lokal juga mencakup perlindungan lingkungan, saling membantu, dan memanfaatkan alam.</p>
      <p id="_paragraph-27">Pada bagian <italic id="_italic-123">e-book</italic>ini, siswa mempelajari berbagai bagian tumbuhan dengan mengamati pohon mangga. Mereka mempelajari tentang akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. Mereka mempelajari fungsi masing-masing bagian tersebut. Misalnya, akar menyerap air dan nutrisi dari tanah. Batang membawa air dan makanan dari akar ke seluruh bagian tumbuhan. Daun adalah tempat terjadinya fotosintesis. Bunga adalah cara tumbuhan bereproduksi. Buah melindungi biji. Biji adalah yang tumbuh menjadi tumbuhan baru.</p>
      <p id="_paragraph-28"><italic id="_italic-124">E-book</italic>ini juga membahas relevansi materi tersebut dengan masyarakat Sidoarjo. Pohon mangga adalah tumbuhan yang umum di Sidoarjo. Masyarakat menanamnya di halaman rumah, di sekolah, dan di sepanjang jalan. Hal ini karena pohon mangga memberikan naungan dan membantu lingkungan. Masyarakat di Sidoarjo menggunakan buah mangga untuk membuat salad yang disebut rujak. Mereka juga dapat menanam kembali bijinya untuk menumbuhkan pohon mangga. Daun pohon mangga bahkan dapat digunakan untuk membuat sejenis batik. Bunga kembang sepatu digunakan sebagai tanaman hias dan juga sebagai cara untuk mempelajari berbagai bagian bunga. <italic id="_italic-125">E-book </italic>ini menggunakan pohon mangga dan bunga kembang sepatu untuk mengajarkan siswa tentang bagian-bagian tumbuhan dengan cara yang relevan dengan kehidupan mereka.</p>
      <p id="_paragraph-29">Berikut langkah-langkah pembuatan <italic id="_italic-126">e-book</italic>IPA berbasis kearifan lokal:</p>
      <list list-type="order" id="list-27ce6339f40f9d5d789ae2dda843de3b">
        <list-item>
          <p>Menentukan tema dan materi IPA yang akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa kelas IV SD/MI.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Melakukan analisis kebutuhan peserta didik untuk mengetahui karakteristik siswa dan media pembelajaran yang sesuai.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Mengumpulkan referensi materi IPA serta informasi mengenai kearifan lokal yang berkaitan dengan lingkungan sekitar siswa.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menentukan contoh tumbuhan lokal yang akan digunakan sebagai bahan utama dalam penyajian materi pembelajaran.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Menyusun tujuan pembelajaran dan capaian pembelajaran yang sesuai dengan materi IPA.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penulis perlu menyusun <italic id="_italic-127">e-book </italic>sedemikian rupa sehingga kita mulai dengan pengantar, kemudian bagian utama, lalu beberapa latihan, dan akhirnya kita mengevaluasi apa yang telah dipelajari siswa dari <italic id="_italic-128">e-book </italic>tersebut.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Saat menulis <italic id="_italic-129">e-book</italic>, penulis harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga siswa sekolah dasar dapat belajar darinya tanpa merasa bingung.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penulis juga harus menambahkan beberapa hal ke dalam <italic id="_italic-130">e-book</italic>, seperti cerita atau contoh yang dapat dihubungkan siswa sehingga mereka dapat melihat bagaimana sains bekerja dalam kehidupan mereka sendiri.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p><italic id="_italic-131">E-book</italic>harus memiliki gambar, ilustrasi, dan warna agar siswa senang belajar darinya.</p>
        </list-item>
        <list-item>
          <p>Penulis juga dapat menambahkan beberapa hal untuk dikerjakan seperti kuis atau meminta siswa untuk memikirkan apa yang telah mereka pelajari atau memberi mereka beberapa tugas sederhana untuk dikerjakan sehingga mereka lebih tertarik untuk belajar dari <italic id="_italic-132">e-book</italic>tersebut. Melakukan pengecekan dan revisi terhadap isi materi, tata bahasa, dan desain <italic id="_italic-133">e-book</italic>agar produk menjadi lebih baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran.</p>
        </list-item>
      </list>
      <p id="_paragraph-30">Desain <italic id="_italic-134">e-book </italic>IPAberbasis kearifan lokal dapat dilihat sebagai berikut:</p>
      <fig id="figure-panel-86c23e099f4bd26b76c9277e15da3b61">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-b3ddba81f65b7c040b85f881ad4bd819"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-b2bdb5a8c9dd132512a05dbae776b083" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14957-1.png"/>
      </fig>
      <fig id="figure-panel-7a3d2b1f4831108e1c3bae20d23f5193">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-98efa08b595b8a3484a3b9c028f1c467"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-64bd56b8c88702d5e4f5eca0dd82ddca" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14957-2.png"/>
      </fig>
      <fig id="figure-panel-528cf32b71b1128d64294274a3cde587">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-f310480dd9302298f240cb3e1506ea7f"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-e204e48dbda51bb9d8ef128fc1a49b7c" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14957-3.png"/>
      </fig>
      <fig id="figure-panel-52c6f2f0b7c790a7ec5ab5ae5b394ef7">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-7d1110100df8ef53b56931a6eb5ee00d"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-53a55aca6fa206b4fd67a696b18ad46c" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14957-4.png"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>III. Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-50">Penggunaan e-book IPA berbasis kearifan lokal yang dipadukan dengan metode outdoor learning berpotensi menjadi solusi efektif untuk meningkatkan hasil belajar kognitif IPA siswa sekolah dasar, khususnya kelas IV. Media ini membuat pembelajaran lebih kontekstual, konkret, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa karena mengaitkan materi tumbuhan dengan lingkungan sekolah dan kearifan lokal di sekitar mereka, sehingga konsep-konsep IPA yang abstrak lebih mudah dipahami, motivasi belajar meningkat, dan hasil belajar diharapkan lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional berbasis buku teks.</p>
      <p id="paragraph-98b7dbe5ce8dbd9207c91a1e958ac013">
        <bold id="bold-7399b284a9d918c989325d5209fef2aa">Ucapan Terima Kasih </bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-51">Penulis mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga artikel ini dapat diselesaikan dengan baik. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Ibu Fitria Eka Wulandari, S.Si., M.Pd. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan arahan, bimbingan, masukan, serta motivasi selama proses penyusunan artikel ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua yang senantiasa memberikan doa, dukungan, kasih sayang, dan semangat tanpa henti. Tidak lupa, penulis mengucapkan terima kasih teman-teman terdekat saya yang telah memberikan bantuan, semangat, serta menjadi tempat berbagi selama proses penyelesaian artikel ini. Semoga segala kebaikan dan dukungan yang diberikan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT<bold id="_bold-25">.</bold></p>
    </sec>
  </body><back>
    <ref-list>
      <ref id="bib1">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>296-301</page-range>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pembelajaran</surname>
              <given-names>Dalam</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Di</surname>
              <given-names>I P A</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>1) 2) 2) 1)</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib2">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>January</issue>
          <page-range>325-332</page-range>
          <volume>08</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Harefa</surname>
              <given-names>Darmawan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sarumaha</surname>
              <given-names>Murnihati</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Fau</surname>
              <given-names>Amaano</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Telambanua</surname>
              <given-names>Tatema</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hulu</surname>
              <given-names>Fatolosa</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Belajar Siswa</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib3">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>28-37</page-range>
          <volume>2</volume>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Nurfajrianti</surname>
              <given-names>Amaliah</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Efektivitas Media Berbasis Material Lokal dalam Meningkatkan Keterampilan Klasifikasi Siswa Effectiveness of Media Based on Local Materials in Improving Students ’ Classification Skills</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib4">
        <element-citation publication-type="journal">
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Mayasari</surname>
              <given-names>Dian</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Anitra</surname>
              <given-names>Rien</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Hasil Belajar Kognitif IPA Siswa Kelas V SDN 11 Singkawang Tahun Ajaran 2022 / 2023</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib5">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>102-111</page-range>
          <year>2021</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Rezki Ainun</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Susanta</surname>
              <given-names>Agus</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Tingkat Kognitif Soal Buku Matematika Kelas VII Materi Garis dan Sudut Berdasarkan Taksonomi Bloom</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib6">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>40-52</page-range>
          <volume>22</volume>
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Siang</surname>
              <given-names>Jhoni Lagun</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Salenussa</surname>
              <given-names>Beatrix J M</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Sudrajat</surname>
              <given-names>Yayan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Khasanah</surname>
              <given-names>Uswatun</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Artikel</surname>
              <given-names>Info</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Jurnal Teknologi Pendidikan Pengaruh Model Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir Kreatif</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib7">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>April</issue>
          <page-range>7559-7566</page-range>
          <year>2025</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sari</surname>
              <given-names>Selpi Trianda</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Devi</surname>
              <given-names>Sri</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Lii Mis Harapan Bandar Pulo The Influence Of Parenting Patterns On Islamic Religious Education Learning Outcomes Of Grade Iii Students Of Mis Harapan Bandar Pulo</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib8">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>2055-2060</page-range>
          <volume>6</volume>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Qorimah</surname>
              <given-names>Esti Nur</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Learning in</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib9">
        <element-citation publication-type="journal">
          <volume>2</volume>
          <year>2019</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Strategi</surname>
              <given-names>Pengaruh</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kognitif</surname>
              <given-names>Belajar</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dan</surname>
              <given-names>Metakognitif</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Widyantari</surname>
              <given-names>N K Sri</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Suardana</surname>
              <given-names>I Nyoman</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Devi</surname>
              <given-names>N L Pande Latria</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh strategi belajar kognitif, metakognitif dan sosial afektif terhadap hasil belajar ipa</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib10">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>110-126</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2019</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Alexander</surname>
              <given-names>Ferdinant</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Pono</surname>
              <given-names>Fenni Regina</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib11">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>July 2018</issue>
          <year>2025</year>
          <pub-id pub-id-type="doi">10.33373/sim-bio.v7i1.1255</pub-id>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Adawiyah</surname>
              <given-names>Rabiatul</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING QUESTIONING AND ANSWERING ( RQA ) TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI SISWA Pengaruh Model Pembelajaran Reading Questioning And Answering ( RQA ) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kemampuan Akademik Rendah The Influence Of Reading Questioning And Answering ( RQA ) Learning Model On Cognitive Learning Result Of Student Low Academic Ability</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib12">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>2428-2434</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Harahap</surname>
              <given-names>Maya Sari</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Harahap</surname>
              <given-names>Holija</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Farhan</surname>
              <given-names>Trinda</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Pengaruh Rendahnya Aktivitas Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar IPA di Kelas IV SDN 0909 Huristak Kab . Padang Lawas</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib13">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>63-79</page-range>
          <volume>1</volume>
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Print</surname>
              <given-names>Issn</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Online</surname>
              <given-names>Issn</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Bulian</surname>
              <given-names>Muara</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Bulian</surname>
              <given-names>Muara</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>ANALYSIS OF THE LOW STUDENTS MOTIVATION IN THE SCIENCE</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib14">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <volume>6</volume>
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Ilhamdi</surname>
              <given-names>Mohammad Liwa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Astria</surname>
              <given-names>Fitri Puji</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Analisis Kesulitan Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib15">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>153-158</page-range>
          <year>2022</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Elementary</surname>
              <given-names>Jurnal</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Hubungan kemampuan literasi sains dengan hasil belajar ipa siswa sekolah dasar</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib16">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>150-160</page-range>
          <volume>3</volume>
          <year>2017</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Iswatun</surname>
              <given-names>Iswatun</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan KPS dan hasil belajar siswa SMP kelas VIII</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib17">
        <element-citation publication-type="journal">
          <page-range>53-67</page-range>
          <volume>23</volume>
          <year>2020</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Wang</surname>
              <given-names>Yi Hsuan</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Integrating Games , e-Books and AR Techniques to Support Project-based Science Learning</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib18">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>1</issue>
          <page-range>64-76</page-range>
          <volume>8</volume>
          <year>2025</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Pencernaan</surname>
              <given-names>Sistem</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Untuk</surname>
              <given-names>Manusia</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kelas</surname>
              <given-names>Siswa</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Dasar</surname>
              <given-names>V Sekolah</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Ayuni</surname>
              <given-names>Yessi</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Hera</surname>
              <given-names>Treny</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Jurnal perseda</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib19">
        <element-citation publication-type="journal">
          <year>2024</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Lokal</surname>
              <given-names>Kearifan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kelas</surname>
              <given-names>Pada</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Di</surname>
              <given-names>I</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Kepahiang</surname>
              <given-names>M I N</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Agama</surname>
              <given-names>Institut</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Negeri</surname>
              <given-names>Islam</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Curup</surname>
              <given-names>Iain</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Implementasi modul pembelajaran ips berbasis kearifan lokal pada kelas iv di min 03 kepahiang</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib20">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>4</issue>
          <page-range>4400-4409</page-range>
          <volume>5</volume>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Anom</surname>
              <given-names>Ifan</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Aji</surname>
              <given-names>Bintoro</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Bagaimana Buku Suplemen IPA Berbasis Kearifan Lokal Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar ?</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib21">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>10</issue>
          <page-range>91-106</page-range>
          <year>2016</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Niman</surname>
              <given-names>Erna Mena</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>DAN UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN ALAM</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
      <ref id="bib22">
        <element-citation publication-type="journal">
          <issue>2</issue>
          <page-range>997-1007</page-range>
          <volume>5</volume>
          <year>2023</year>
          <person-group person-group-type="author">
            <name>
              <surname>Sholihah</surname>
              <given-names>Mar</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Alfi</surname>
              <given-names>Cindya</given-names>
            </name>
            <name>
              <surname>Fatih</surname>
              <given-names>Mohammad</given-names>
            </name>
          </person-group>
          <article-title>Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Pengembangan LKS Berbasis Kearifan Lokal pada Materi Keragaman Sosial Budaya Bangsa Siswa Kelas V</article-title>
        </element-citation>
      </ref>
    </ref-list>
  </back></article>
