<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Ethical concepts in primary school student’s formation</article-title>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-02a64d9c57140c8c7b523dcd0787e1b5" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <given-names>Melikuzieva Gulrukhsor Abdullajon qizi</given-names>
          </name>
          <email>dildora@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Uzbekistan</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-09-04">
          <day>04</day>
          <month>09</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-5d135c4f351b698be262de6d1118daf3">
      <title>Pendahuluan<bold id="_bold-19"> </bold></title>
      <p id="_paragraph-12">Pendidikan di Indonesia dituntut untuk berkembang mengikuti perkembangan jaman yang serba canggih. Institusi pendidikan diharuskan mampu memanfaatkan teknologi dengan baik untuk mengikuti persaingan global, karena institusi pendidikan bertanggung jawab untuk mencetak SDM yang siap masuk dunia industri. Namun banyaknya guru yang masih belum menguasai teknologi yang baik, terutama guru lama yang minim wawasan mengenai teknologi. Teknologi berkembang pesat sesuai dengan fenomena yang sering terjadi, di era pandemi seperti yang terjadi pada saat ini anak sekarang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain <italic id="_italic-55">smartphone</italic> di bandingkan membuka buku untuk belajar . <italic id="_italic-56">Smartphone </italic>yang dipakai kebanyakan bersistem operasi <italic id="_italic-57">Android</italic>, Sistem operasi <italic id="_italic-58">Android</italic> adalah sistem berbasis <italic id="_italic-59">Linux</italic> yang digunakan untuk telepon seluler (<italic id="_italic-60">mobile</italic>) telepon pintar (<italic id="_italic-61">Smartphone</italic>) dan juga pada komputer tablet (PDA). Hampir semua orang mempunyai alat ini untuk bisa digunakan sebagai sarana komunikasi serta mencari informasi terbaru yang sedang beredar saat ini , alat ini juga bisa digunakan sebagai sarana media belajar.</p>
      <p id="_paragraph-13">Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari <italic id="_italic-62">Medius</italic> yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar yaitu perantara atau pengantar sumber dengan penerima pesan. Media pembelajaran sebagai setiap alat, baik <italic id="_italic-63">hardware</italic> maupun <italic id="_italic-64">software</italic> yang digunakan sebagai media komunikasi dan yang tujuannya untuk meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar . Media pembelajaran merupakan salah satu alat yang dibuat para guru untuk menyampaikan materi pada siswa. Selain guru, tenaga pendidik pada jenjang perguruan tinggi juga memerlukan media pembelajaran. Sama seperti siswa yang mudah bosan dengan pembelajaran konvensional, mahasiswa juga dapat merasa bosan saat perkuliahan berjalan. Penggunaan media pembelajaran berdasarkan meteri yang diberikan dapat diharapkan untuk meningkatkan motivasi dan minat siswa. Cara seperti ini, tujuan dan juga kemampuan belajar siswa dapat dicapai dengan benar.</p>
      <p id="_paragraph-14">Berdasarkan hasil wawancara terhadap beberapa mahasiswa UMSIDA tentang bagaimana kegiatan kuliah yang dilakukan secara daring (<italic id="_italic-65">Online Learning</italic>), peneliti menemukan beberapa kendala yang terjadi yaitu masih kurangnya inovasi terhadap media belajar disaat masa pandemi terjadi. Diera pandemi ini sistem pembelajaran tidak lagi menggunakan kegiatan tatap muka secara langsung, tetapi menerapkan pembelajaran tatap muka secara tidak langsung atau pembelajaran dengan melalui media perantara sebagai sarana dosen menyampaikan informasi kepada para mahasiswa. Pembelajaran konfensional terkadang masih terbawah saat pembelajaran <italic id="_italic-66">online</italic> berlangsung, akibatnya saat dosen hanya menjelaskan materi yang diajarkan beberapa mahasiswa mungkin kurang memahami apa yang dijelaskan karena kurangnya interaksi mahasiswa dengan dosen.</p>
      <p id="_paragraph-15">Oleh karena itu dosen dituntut untuk bisa memanfaatkan media seefektif dan semenarik mungkin agar mahasiswa mudah memahami isi dari materi yang diajarkan dan juga supaya mahasiswa tidak mudah jenuh dalam penggikuti kegiatan perkuliahan yang berlangsung. dosen juga dituntut untuk bisa membuat media belajar yang lebih kreatif dan inovatif, juga mempertimbangkan kemudah untuk bisa akses media, serta memikirkan bagaimana kelangsungan media ini digunakan dikala pandemi nantinya akan berlalu.</p>
      <p id="_paragraph-16">Pada penelitian kali ini peneliti berharap bisa membuat suatu produk berbentuk media <italic id="_italic-67">android</italic> yang dapat dipakai pada semua <italic id="_italic-68">smartphone</italic>. Serta media yang bisa digunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran dikala nantinya pandemi <italic id="_italic-69">covid</italic>-<italic id="_italic-70">19</italic> ini berlalu. Media ini tidak semata-mata berisi materi melainkan juga berisi latihan soal yang dapat diakses tanpa perlu data internet agar mempermudah aktivitas belajar, sehingga untuk pembelajaran daring dilakukan hanya diskusi dan untuk pengumpulan tugas sehingga materi berserta latihan bisa di lihat di media tersebut. Hal ini didukung oleh penelitiannya dengan tema <italic id="_italic-71">“</italic><italic id="_italic-72">Pengembangan</italic><italic id="_italic-73"> Media </italic><italic id="_italic-74">Pembelajaran</italic><italic id="_italic-75">Berbasis</italic><italic id="_italic-76">Aplikasi</italic><italic id="_italic-77"> Android ‘</italic><italic id="_italic-78">Bersalam</italic><italic id="_italic-79">’ </italic><italic id="_italic-80">Dalam</italic><italic id="_italic-81">Pembelajaran</italic><italic id="_italic-82"> Pendidikan Agama Islam di </italic><italic id="_italic-83">Perguruan</italic><italic id="_italic-84"> Tinggi”</italic> Berdasarkan hasil penelitian memperoleh skor 85% dari validasi ahli media dan skor 82.5% dari ahli materi keduanya dengan kategori sangat layak. Media juga diuji cobakan kepada mahasiswa dan mendapatkan skor 86% dengan keterangan media mudah untuk digunakan.</p>
      <p id="_paragraph-17">Berdasarkan uraian diatas pengembangan media pembelajaran ini diberi judul “Pengembangan Media Pembelajaran AJARKO (Aplikasi Jaringan Komputer) Berbasis <italic id="_italic-85">Android</italic> Pada Prodi Pendidikan Teknologi Informasi” Mediaini dikembangkan menggunakan <italic id="_italic-86">Adobe Flash Professional CS6</italic><italic id="_italic-87">.</italic></p>
    </sec>
    <sec id="heading-9aa2661d69d51c15388a5bb05bfc3afb">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-19">Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang dikenal dengan <italic id="_italic-90">Research and</italic> <italic id="_italic-91">Development (R&amp;D). Research and Development</italic><italic id="_italic-92">(R&amp;D</italic><italic id="_italic-93">)</italic> adalah suatu proses kegiatan atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk tertentu atau produk yang masih baru serta menyempurnakan sebuat produk yang telah ada, yang bisa dipertanggung jawabkan .</p>
      <p id="_paragraph-20">Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE, yaitu merupakan komponen utama dari pendekatan sistem untuk pengembangan pembelajaran. Model pengembangan ini disebut juga perancangan instruksional yang dapat berupa proses umum yang secara tradisional digunakan pengembangan dalam pelatihan. Model ADDIE dibagi kedalam 5 tahapan, yaitu ditunjukkan pada Gambar 1 :</p>
      <fig id="figure-panel-d721a2ccf341ec6d2146dd451a0515ec">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-24"/>Modeli pengembangan ADDIE </title>
          <p id="paragraph-bc617649ae476c50c066c83aa5291411" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-7d014a1ca95e219759fe67af387f7512" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3362-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-22">Prosedur pengembangan ini dibagi dalam lima tahapan utama yaitu : 1. <italic id="_italic-99">Analysis</italic> (analisis), 2. <italic id="_italic-100">Design</italic> (desain), 3. <italic id="_italic-101">Develop</italic> (Pengembangan), 4. <italic id="_italic-102">Implement</italic><italic id="_italic-103">ation</italic> (Implementasi), 5. <italic id="_italic-104">Evaluate</italic> (Evaluasi). Proses alur pengembangan dapat dilihat pada Gambar 2 :</p>
      <fig id="figure-panel-98d3c4f52661d836814c2dae8f9b135a">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-27"/>Alur Prosedur Pengembangan Model ADDIE</title>
          <p id="paragraph-50003f87c0a2c05915405cf403fe0ce0" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-41dbffd1c7bc11af12215049762ba95f" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3363-1-2-20220928_2.jpg" />
      </fig>
    </sec>
    <sec id="sec-1">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="heading-011e835928f16cc07df022bee6ff0c39">A. Hasil Penelitian</p>
      <p id="_paragraph-24">Perencanaan dan pengembangan meda pembelajaran AJARKO dilakukan menggunakan model ADDIE. Tahapan analisis penulis melakukan pengumpulan informasi terkait pembelajaran, serta metode pembelajaran yang digunakan. Tahap kedua desain, pada tahap ini Mulai merancang bentuk media yang akan dibuat. Tahap ketiga merupakan tahapan pengembangan, pada tahap ini aplikasi mulai dibuat dengan menggunakan <italic id="_italic-112">Adobe Flash Professional CS6</italic>berikut isi dari pada AJARKO (aplikasi jaringan komputer)<italic id="_italic-113">.</italic></p>
      <fig id="figure-panel-c4686d6961d1f361d9412312c6647fbe">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title><italic id="_italic-116"/><bold id="_bold-30"/>Tampilan Loading <italic id="_italic-118">&amp;</italic> Halaman Awal</title>
          <p id="paragraph-d43ec8617ea1d17764a57b9d3d579ef1" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-4d9152aac1df78bb13bf8c5f2cd90d7c" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3364-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <fig id="figure-panel-9d13d74d3b41bfaf7982646ac28fe0a4">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <title><italic id="italic-678953a237e3a5156bc93223b9f2da4c"/><bold id="bold-6a1ce76b027b377eb8f390db5420c5b9"/>Tampilan Loading <italic id="italic-40a9110721b28a79e317554ea74cd7c6">&amp;</italic> Halaman Awal</title>
          <p id="paragraph-ac66aeb6ecb2dd7190f1d870abe044cc" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-be1d17c31c80ffc5353e3992da1b7c91" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3365-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-26">
        <italic id="_italic-120">Pada </italic>
        <italic id="_italic-121">Gambar 3. </italic>
        <italic id="_italic-122">Merupakan</italic>
        <italic id="_italic-123">tampilan</italic>
        <italic id="_italic-124">paling </italic>
        <italic id="_italic-125">awal</italic>
        <italic id="_italic-126">setelah</italic>
        <italic id="_italic-127">aplikasi</italic>
        <italic id="_italic-128">dibuka</italic>
        <italic id="_italic-129">kemudian</italic>
        <italic id="_italic-130">langsung</italic>
        <italic id="_italic-131">menuju</italic>
        <italic id="_italic-132">halaman</italic>
        <italic id="_italic-133">awal</italic>
        <italic id="_italic-134">aplikasi</italic>
        <italic id="_italic-135"> yang </italic>
        <italic id="_italic-136">berisi</italic>
        <italic id="_italic-137">tujuan</italic>
        <italic id="_italic-138"> dan </italic>
        <italic id="_italic-139">pencapaian</italic>
        <italic id="_italic-140">pembelajaran</italic>
        <italic id="_italic-141">dari</italic>
        <italic id="_italic-142">materi</italic>
        <italic id="_italic-143"> yang </italic>
        <italic id="_italic-144">akan</italic>
        <italic id="_italic-145">diajarkan</italic>
        <italic id="_italic-146">. </italic>
      </p>
      <fig id="figure-panel-10e2f3810dc78e04f6231ff406263535">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Sub Materi &amp; Isi Materi</title>
          <p id="paragraph-3bb3a851d9c8b8a9d7bf97912d514f9f" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-2f811f002b1ab240afeec85746c787a8" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3366-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <fig id="figure-panel-df2f19b7378469f755f02757c67d847f">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Sub Materi &amp; Isi Materi</title>
          <p id="paragraph-0bf202314631e60efce292c6b1589634" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-5329b477e6677f25466c883a196f6593" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3367-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-28">
        <italic id="_italic-156">Pada</italic>
        <italic id="_italic-157">Gambar 4. </italic>
        <italic id="_italic-158">Merupakan</italic>
        <italic id="_italic-159">tampilan</italic>
        <italic id="_italic-160">sub </italic>
        <italic id="_italic-161">materi</italic>
        <italic id="_italic-162">yang </italic>
        <italic id="_italic-163">dapat</italic>
        <italic id="_italic-164">dipilih</italic>
        <italic id="_italic-165">oleh </italic>
        <italic id="_italic-166">mahasiswa</italic>
        <italic id="_italic-167">. Ketika salah </italic>
        <italic id="_italic-168">satu</italic>
        <italic id="_italic-169">materi</italic>
        <italic id="_italic-170">dipilih</italic>
        <italic id="_italic-171">lantas</italic>
        <italic id="_italic-172">akan</italic>
        <italic id="_italic-173">menuju</italic>
        <italic id="_italic-174">ke</italic>
        <italic id="_italic-175">halaman</italic>
        <italic id="_italic-176">isi</italic>
        <italic id="_italic-177">materi</italic>
        <italic id="_italic-178">, pada </italic>
        <italic id="_italic-179">halaman</italic>
        <italic id="_italic-180">ini</italic>
        <italic id="_italic-181">berisi</italic>
        <italic id="_italic-182">materi</italic>
        <italic id="_italic-183">pembelajaran</italic>
        <italic id="_italic-184">yang </italic>
        <italic id="_italic-185">sudah</italic>
        <italic id="_italic-186">divalidasi</italic>
        <italic id="_italic-187">oleh </italic>
        <italic id="_italic-188">ahli</italic>
        <italic id="_italic-189">dan juga </italic>
        <italic id="_italic-190">beberapa</italic>
        <italic id="_italic-191">gambar</italic>
        <italic id="_italic-192">penunjang</italic>
        <italic id="_italic-193">pembelajaran</italic>
        <italic id="_italic-194">.</italic>
      </p>
      <fig id="figure-panel-9ba2f0563f60f696806c1c38f9ecd844">
        <label>Figure 7</label>
        <caption>
          <title><bold id="_bold-35"/>Tampilan Kuis</title>
          <p id="paragraph-4ed4c55b850af171e6a37787541f6a9f" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-905a548b4f7f84c0d8e45b9c399e65ed" mimetype="image" mime-subtype="jpeg" xlink:href="677-Other-3369-1-2-20220928.jpg" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-30">Pada Gambar 5. Merupakan tampilan kuis pada halaman ini terdapat soal pilihan ganda sebagai tahapan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa menguasai isi materi. Soal evaluasi yang digunakan juga sudah melalui proses validasi ahli.</p>
      <p id="_paragraph-31">Setelah aplikasi selesai dibuat dan akan diuji cobakan terlebih dahulu melakukan validasi. Hasil analisis data dari validasi para ahli dapat ditunjukkan pada Tabel 1.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-1">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="_paragraph-33" />
        </caption>
        <table id="_table-1">
          <tbody>
            <tr id="table-row-866a60cb63726fd2fd4acda47d426c65">
              <td id="table-cell-e35f40c882cccd0dfdf6cd6fb7085134">No.</td>
              <td id="table-cell-236e364a1eb560751195a5763f08bf6c">Instrumen</td>
              <td id="table-cell-ffff339ba1f079a16d8c80ae41dc56c5">Presentase</td>
              <td id="table-cell-4dcbf56897c7b4dbce2a7c26c193a2b1">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-35e9920ce597b06bd5ea7e2429943dc8">
              <td id="table-cell-5579f5918c8a8a2125623f474a3e020f">1</td>
              <td id="table-cell-0bc82e91f32e35cc83d6256e509feb32">Media</td>
              <td id="table-cell-9575acc2f31ee9f0e04e24a71054dbba">89,3%</td>
              <td id="table-cell-43b7af6b985f2d9e0ac4005dfa5e57e4">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d979d8faade732f333c43591e5a06c8e">
              <td id="table-cell-650799e7e2d7313e7b20477bd7db1fa5">2</td>
              <td id="table-cell-77e8c62a5c20d050d6424bbc30bb1030">Materi</td>
              <td id="table-cell-e493f5dda22b9524bfd50bd3642b30c4">67,6%</td>
              <td id="table-cell-a8c4b7ac8b71b5265407647f74c146cb">Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2d41636e3930b172e230972b34ceba8d">
              <td id="table-cell-7cb8fecbcc05273cb6660e86aa21413b">3</td>
              <td id="table-cell-d74c282b24be2660d48f7014b803dfd5">Soal</td>
              <td id="table-cell-e68aed8acace565e63ee01df8578a0a8">67,5%</td>
              <td id="table-cell-7fe51a203af568eaf299bebeafb90249">Layak</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-34">Berdasarkan hasil penilaian dari ahli media sebesar 89,3% dengan kategori Sangat Layak. Hasil penilaian dari ahli materi sebesar 67,6% dengan kategori layak dan hasil dari ahli soal sebesar 67,5% dengan kategori layak digunakan. Setelah melalui proses validasi kemudian media diuji cobakan sekala kecil dan hasil uji coba tersebut berupa respon mahasiswa yang ditunjukkan pada Table 2.</p>
      <table-wrap id="_table-figure-2">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <title><italic id="_italic-208"/><bold id="_bold-41"/>Hasil Uji Coba</title>
          <p id="_paragraph-36" />
        </caption>
        <table id="_table-2">
          <tbody>
            <tr id="table-row-f48cc61a495e6bf2633af9c4ed0126c7">
              <td id="table-cell-d6cbe44f652e8a81fddd39b66eda8990">Mahasiswa</td>
              <td id="table-cell-146f6c7c65590196642cd0070e473c8d">Presentase</td>
              <td id="table-cell-ed40b89ee56c7363427e33a91b50648f">Keterangan</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3f4b7ad14caacd0efe69e02ee4fc54ae">
              <td id="table-cell-380ad23b0af3e09e3534fa9f2df321d9">FH</td>
              <td id="table-cell-20a8e902cfe35b875d282fd0e9551a66">90%</td>
              <td id="table-cell-e0f2f7352306541b17de2d5d2073432f">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-f675961fe1dfe8b8738f8cb95752faaf">
              <td id="table-cell-d66e7c44a85a0efbf69cf1b638ddc446">SR</td>
              <td id="table-cell-8e273afe69094d46d517c97079ad0833">86%</td>
              <td id="table-cell-c28e0467b99b00a7cf70b651cf25186c">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-a87c8c36bc78c3fac95e930ad7880a56">
              <td id="table-cell-ee7a87f903a0ea7dbd78198371ab8d0d">MF</td>
              <td id="table-cell-dfd87bc323c52aa88e965b59e389a954">88%</td>
              <td id="table-cell-31df6cee7b63ca8650f6d04bed124872">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-4cb7b875e41cd8b3558c60d0c0b6e1ec">
              <td id="table-cell-15cec01da67df144e06d86856ef764ce">CSA</td>
              <td id="table-cell-b68652f69c04650e4032fcb56688c900">87%</td>
              <td id="table-cell-5e9da8cae2d5b713c622b0384d4b8d64">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7117b15f89dfd1c26783d1817c9d595e">
              <td id="table-cell-a4f2f733a1eecfe3d360d168a1d89ae3">MAR</td>
              <td id="table-cell-0eb3590351900ace9e25cecdb4a4949a">91%</td>
              <td id="table-cell-2780e9adf36d74639922ec4b19c44dd3">Sangat Layak</td>
            </tr>
            <tr id="table-row-2f727542affa29f5e9e7a4866866f616">
              <td id="table-cell-da28e42d043d88cf22cffd4deacbfcfa">rata-rata</td>
              <td id="table-cell-781d0bc7ee303fc6a99e4defd8b113e6">88,4%</td>
              <td id="table-cell-86187455d4a2ba3cf6116c2fc6ca82aa">Sangat Layak</td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-37">Berdasarkan Table 2. dapat diperoleh presentase rata-rata sebesar 88,4% sehingga aplikasi AJARKO dinyatakan sangat layak untuk digunakan.</p>
      <p id="paragraph-c10edf1e6bc71c9ae23f4d8f4d5ab0fe">B. Pembahasan</p>
      <p id="_paragraph-38">Pengembangan Media AJARKO ini didasarkan observasi yang dilakukan oleh penulis di prodi Pendidikan teknologi informasi yaitu berdasarkan wawancara kepada mahasiswa permasalahan yang dialami adalah pembelajaran yang dilakukan daring. Beberapa mahasiswa kesulitan menangkap isi pembelajaran secara menyeluruh di karenakan media yang digunakan menggunakan berbentuk <italic id="_italic-211">pdf</italic> ataupun bentuk <italic id="_italic-212">ppt</italic>. Media pembelajaran yang menggunakan <italic id="_italic-213">ppt</italic> dapat dianggap masih kurang memenuhi kebutuhan karena isi yang ada terbatas serta penggunaan media <italic id="_italic-214">pdf</italic> cenderung monoton dan tidak begitu menarik minat untuk belajar di era saat ini. Serta mahasiswa menginginkan media yang mudah diakses tanpa harus mengaksnya menggunakan pc/laptop, karena di era ini semua di tuntut untuk serba efisien dan tanpa harus memakan kuota data yang cukup banyak. Maka dengan ini penulis membuat media pembelajaran berbasis <italic id="_italic-215">android</italic> guna memanfaatkan perkembangan teknologi untuk digunakan kedalam pembelajaran.</p>
      <p id="_paragraph-39">Media yang dikembangkan, dapat disimpan dan di <italic id="_italic-216">install</italic> pada perangkat elektronik berbasis <italic id="_italic-217">android</italic> seperti HP, ataupun Tablet yang mendukung dengan format <italic id="_italic-218">.</italic><italic id="_italic-219">apk</italic> sehingga mahasiswa dapat membaca materi pelajaran kemanpun dan kapanpun tanpa merasa terberatkan, dalam kata lain media ini bersifat fleksibel, diperkuat dengan hasil penelitian yang di lakukan oleh penelitiannya dengan tema “<italic id="_italic-220">Pengembangan</italic><italic id="_italic-221"> Media </italic><italic id="_italic-222">Pembelajaran</italic><italic id="_italic-223">Berbasis</italic><italic id="_italic-224">Aplikasi</italic><italic id="_italic-225"> Android ‘</italic><italic id="_italic-226">Bersalam</italic><italic id="_italic-227">’ </italic><italic id="_italic-228">Dalam</italic><italic id="_italic-229">Pembelajaran</italic><italic id="_italic-230"> Pendidikan Agama Islam di </italic><italic id="_italic-231">Perguruan</italic><italic id="_italic-232"> Tinggi</italic>” Berdasarkan hasil penelitian memperoleh skor 85% dari validasi ahli media dan skor 82.5% dari ahli materi keduanya dengan kategori sangat layak. Media juga diuji cobakan kepada mahasiswa dan mendapatkan skor 86% dengan keterangan media mudah untuk digunakan.</p>
      <p id="_paragraph-40">Tahapan awal penulis untuk membuat media AJARKO ini ialah menganalisis kebutuhan yang diperlukan, dimulai dari penentuan kompetensi dasar yang akan dipakai dalam pengembangan materi didalam media, tahap selanjutnya adalah perancangan media yaitu pembuatan konsep awal media yang akan dibuat, meliputi isi materi yang nantinya dimasukkan kedalam media. Tahap berikutnya ialah tahap pengembangan, tahap ini penulis menggunakan <italic id="_italic-233">software Adobe Flash Professional CS6</italic> berupa format bawahan <italic id="_italic-234">android</italic> yaitu <italic id="_italic-235">apk</italic>. Yang berjalan pada sistem operasi <italic id="_italic-236">android</italic> dengan minimum 5.0 <italic id="_italic-237">Lollipop</italic> (<italic id="_italic-238">API Level</italic> 21) sampai dengan versi yang baru atau sekarang. Media berbasis <italic id="_italic-239">android</italic> ini berisi pembukaan atau animasi ketika aplikasi ini dibuka kemudian terdapat kompetensi dasar, halaman materi, halaman kuis/soal untuk pengevalusai peserta didik. Kelebihan media tersedia video dari materi perakitan jaringan, evaluasi kuis dengan menjawab soal yang tersedia penambahan skor yang terus bertambah ketika menjawab benar agar pelajar memahami sampai sejauh mana pelajar memahami isi materi tersebut dan memiliki desain menarik baik dari segi warna, tulisan, gambar dan animasi. Media ini juga mudah untuk dioperasikan dan dimengerti serta tombol-tombol yang ada dalam media ini dapat berfungsi dengan baik sehingga pelajar tidak merasa bosan dalam menggunakanya.</p>
      <p id="_paragraph-41">Pada tahap selanjutnya adalah tahap implementasi skala terbatas, pada tahap ini berfungsi agar mengetahui media yang sudah penulis kembangkan untuk melihat apakah media berbasis <italic id="_italic-240">android</italic> ini bisa efektif serta membuat mahasiswa bisa lebih mengikuti proses pembelajaran dari pada sebelum-sebelumnya. tahap selanjutnya produk akan melalui tahap evaluasi, Tahap ini dilakukan terhadap hasil penilaian kelayakan media oleh ahli materi dan ahli media. Evaluasi dapat dilakukan dengan melihat respon siswa terhadap media yang sudah di terapkan ke dalam proses pembelajaran sesungguhnya. Tetapi penelitian yang dilakukan hanya sebatas tahap uji kelayakan dikarenakan pandemi.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-2">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-42">Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Pengembangan media AJARKO berbasis <italic id="_italic-241">android</italic>ini sudah melalui tahap uji kelayakan dan sudah memperoleh penilaian dari para ahli adapun presentase kelayakan sebagai berikut dari ahli media mendapatkan sebesar 89,3% memperoleh kategori sangat layak, dari ahli materi dan soal mendapatkan sebesar 67,6% dan 67,5% dengan kategori layak. Serta respon mahasiswai mendapat nilai rata-rata sebesar 88% dengan kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran yang sesungguhnya.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>