<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Pengembangan Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Di SMK DIAN Indonesia</article-title>
        <subtitle>Pengembangan Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Di SMK DIAN Indonesia</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-f47ac4362b8e1390b27e894191104118" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Asy’Ari</surname>
            <given-names>Mochammad Hasyim</given-names>
          </name>
          <email>hasyimarie81@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-2c0522884a0ff3132efc32932e002fb8" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Untari</surname>
            <given-names>Rahmania Sri</given-names>
          </name>
          <email>rahmania@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
        <contrib id="person-00159779231fa2f9528ae6e31d133c21" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Hasanah</surname>
            <given-names>Fitria Nur</given-names>
          </name>
          <email>fitrianurhasanah@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-3" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution content-type="orgname">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <institution content-type="orgdiv1">Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Psikologi Dan Ilmu Pendidikan</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution content-type="orgname">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <institution content-type="orgdiv1">Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Psikologi Dan Ilmu Pendidikan</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-3">
        <institution content-type="orgname">Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <institution content-type="orgdiv1">Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Psikologi Dan Ilmu Pendidikan</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2021-06-23">
          <day>23</day>
          <month>06</month>
          <year>2021</year>
        </date>
      </history>
      <abstract>
        <p id="paragraph-1b47ed255ec1aaf68f41d4136316d222">In SMA Dian Indonesia the report card data entry process is still constrained by the complexity of the application flow that is used. Each subject teacher gives a grade to the homeroom teacher to be processed into a report card. This made it difficult for the homeroom teacher to process the data provided by the subject teacher so that the process of processing report cards was hampered."This study aims to determine the process of developing the 2013 Curriculum Report Card Processing Application at Dian Indonesia High School. Based on the results of the analysis, it was obtained 90% in the very feasible category by media experts, and from the teacher the average validity was obtained 80.7% with the feasible category. So it can be concluded that the development of the 2013 Curriculum Report Card Processing Application is very suitable for use at Dian Indonesia High School.</p>
      </abstract>
      <kwd-group xml:lang="en">
        <kwd content-type="">Report Card, 2013 Curriculum, SMK DIAN Indonesia</kwd>
      </kwd-group>
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="sec-2">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-14">“Sistem pendidikan yang diterapkan di SMK memang Berbeda dengan SMA tetapi kurikulum yang diterapkan sama, yaitu Kurikulum-2013.Kurikulum merupakan suatu sistem program pembelajaran untuk mencapai tujuan institusional pada lembaga Pendidikan, sehingga kurikulum memegang peranan penting dalam mewujudkan sekolah bermutu dan berkualitas [1]. Kurikulum memiliki fungsi sebagai acuan atau pedoman. Bagi guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran. Bagi kepala sekolah dan pengawas, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan supervisi atau pengawasan. Bagi orang tua, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam membimbing anaknya belajar di rumah. Bagi masyarakat, kurikulum berfungsi sebagai pedoman untuk memberikan bantuan bagi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah. Sedangkan bagi siswa, kurikulum berfungsi sebagai suatu pedoman belajar. Dalam dunia pendidikan kurikulum juga mengalami perkembangan seperti kurikulum 2013 yang digunakan sekarang ini merupakan perkembangan dari kurikulum sebelumnya [2].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-827f59eaee7b37f84032dbb5a97ea560">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-16">Model yang digunakan adalah pengembangan model 4D. Model pengembangan 4D merupakan model pengembangan perangkat pembelajaran. Model pengembangan 4D terdiri atas 4 tahap utama yaitu: <italic id="_italic-6">Define</italic> (Pendefinisian), <italic id="_italic-7">Design</italic> (Perancangan), <italic id="_italic-8">Develop</italic> (Pengembangan) dan <italic id="_italic-9">Disseminate</italic> (Penyebaran) [3]. <xref id="xref-8656f82e82edf9b87a17af8cd22b9ca8" ref-type="fig" rid="figure-panel-c793a759f7b67032f87d69413cd1a03b">Figure 1</xref></p>
      <fig id="figure-panel-c793a759f7b67032f87d69413cd1a03b">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <title>Alur Prosedur Penelitian Pengembangan</title>
          <p id="paragraph-49788d8db258b7bee97a1347f0e067cd" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-87a687ef910b94e4f529c43eb7123c77" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Alur Prosedur Penelitian Pengembangan.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-18">Penelitian ini dimulai dengan mengembangkan produk berupa sistem informasi yang berbasis visual basic. Produk aplikasi pengolahan raport siswa berbasis aplikasi yang dikembangkan menggunakan visual basic. Tahap pertama merupakan tahap define yang tujuannya untuk menetapkan syarat-syarat yang dibutuhkan dalam pengembangan. Penetapan syarat ini nanti ditentukan dengan cara mengamati apa saja kebutuhan yang sesuai untuk guru di SMK DIAN INDONESIA.</p>
      <p id="_paragraph-19">Tahap kedua merupakan tahap perencanaan dalam pembuatan aplikasi nilai raport. Pada tahap desain ini peneliti menetukan apa saja yang akan terlibat dalam pembuatan aplikasi nilai raport seperti storyboard yang menggambarkan tampilan aplikasi nilai raport dan flowchard yang berfungsi untuk menentukan alurnya [4]. Selain itu desain aplikasi yang akan disajikan pada aplikasi nilai raport. Desain storyboard dan flowchard akan dikonsultasikan kepada dosen pembimbing dan dilakukan revisi apabila desain masih belum sesuai. Setelah direvisi dan hasilnya baik dan valid maka peneliti akan melanjutkan tahap selanjutnya sesuai dengan desain alur yang sudah dibuat [5].”</p>
      <p id="_paragraph-20">Tahap ketiga merupakan tahap pengembangan yang dilakukan setelah tahap desain untuk menghasilkan produk yang akan dihasilkan [6]. Pada tahap ini peneliti akan mengembangkan produk aplikasi nilai raport menggunakan software yang sesuai. Setelah dilakukannya pengembangan nantinya akan dilakukan pengkajian atau di validasi oleh ahli media dan guru. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penilaian atas kelayakan mengenai isi, dan tampilan dari aplikasi tersebut. Hasil dari penilaian akan dijadikan sebagai landasan atau acuan untuk revisi, sehingga dapat menghasilkan aplikasi nilai raport yang layak dan bagus manfaatnya. Pada tahap ini produk akan diuji cobakan pada kelompok kecil yaitu guru di SMK DIAN INDONESIA.”</p>
      <p id="_paragraph-21">Pada tahapan terakhir ini merupakan tahap akhir dari pengembangan produk. Pada tahap ini setelah produk direvisi lalu akan di implemetasikan kepada guru, sehingga peneliti dapat melakukan pengukuran ketercapaian tujuan [7]. Apabila tujuan belum bisa tercapai maka nantinya perlu dijelaskan solusinya agar tidak terulang kesalahan tersebut. peneliti melakukan sosialisasi produk kepada guru. Hal ini dimaksudkan untuk memperoleh respons, umpan balik terhadap aplikasi nilai rapot . apabila respons guru sudah baik dan layak, maka produk akan disebarluaskan dan bisa diperbanyak agar bermanfaat untuk guru lain yang mungkin membutuhkan [8].”</p>
    </sec>
    <sec id="sec-3">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-22">Bagian ini akan membahas hasil dan pengembangan media. Prosedur penelitian dan pengembangan aplikasi pengolahan raport kurikulum 2013 menggunakan pengembangan perangkat lunak 4D. Model 4D memiliki 4 tahapan yaitu tahap <italic id="_italic-10">define </italic>(pendefinisian),<italic id="_italic-11"> design </italic>(perancangan), <italic id="_italic-12">develop </italic>(pengembangan), dan <italic id="_italic-13">disseminate </italic>(penyebaran). Pembahasan meliputi perencanaan dan pengembangan pengolahan raport. Pembahasan penyajian data hasil validasi, analisis data validasi, dan hasil kelayakan aplikasi pengolahan raport yang di kembangkan.</p>
      <p id="paragraph-65d0a641a7309708f95e430299ff4770">
        <bold id="bold-2">Tahap Define (Pendefinisian)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-23">“Pada tahap pendefinisian ini peneliti melakukan survei lapangan yang dilakukan di SMK DIAN INDONESIA melalui wawancara dengan guru kelas. serta menganalisis teknik pengolahan nilai raport yang tersedia dan observasi terkait permasalahan sistem pengolahan nilai raport dari guru kelas.” Selain observasi pada kegiatan pengolahan nilai raport“guna mempermudah dalam pengolahan pembuatan raport.</p>
      <p id="paragraph-5464152da54d796f897bae366b05e0f7"><italic id="italic-1">Front-end Analysis</italic> (Analisis Awal)</p>
      <p id="_paragraph-25">“Analisis awal merupakan proses identifikasi masalah-masalah yang dihadapi saat melakukan rekap nilai. Analisis ini dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung. Hasil dari pengamatan menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi dalam mengoperasikan aplikasi yang susah untuk guru yang kurang memahami dalam teknologi.”</p>
      <p id="paragraph-745ba4831cdf0231dc0b831e7b00780f"><italic id="_italic-15">Concept Analysis</italic> (Analisis Konsep)</p>
      <p id="_paragraph-27">“Tahap analisis konsep yaitu dengan analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar pada kegiatan pembelajaran“guna mengetahui kondisi didalam kelas, peneliti juga melakukan analisis pada silabus dan sumber belajar yang digunakan. Menganalisis silabus bertujuan untuk menentukan KI dan KD yang digunakan serta menentukan konsep pembelajaran yang akan diterapkan nantinya dan peneliti memilih”KI dan KD .</p>
      <p id="paragraph-edbdabc90b875b739cd47d39b09d6116">
        <bold id="bold-b8f7c54131446e263144e08bd5bc6536">Tahap Design (Perencanaan)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-28">Setelah tahap persiapan“selesai dan data diperoleh, barulah peneliti melakukan tahapan yang kedua yaitu design [9][10]. Tahap design bertujuan untuk menyiapkan <italic id="_italic-16">storyboard</italic> dari produk. Pada tahap ini, peneliti menyiapkan”<italic id="_italic-17">design</italic> objek, <italic id="_italic-18">design</italic> pembuatan, dan <italic id="_italic-19">design</italic> membangun aplikasi“yang terdiri dari perancangan Interface (anatarmuka) dan perancangan menu <italic id="_italic-20">aplikasi pengolahan nilai raport</italic>[11]. Hasil akhir dari perancangan ini adalah produk yang dilanjutkan dengan validasi oleh dosen pembimbing dan validasi ke ahli. Dibawah ini merupakan”hasil dari storyboard perancangan/design sistem pengolahan nilai raport yang dikembangkan :</p>
      <p id="paragraph-810d48873b2881b00245f78781bbb8e9"><italic id="_italic-22">Pada tampilan </italic>awal program</p>
      <fig id="figure-panel-7318ca3f6454200f5dd68dcca69be9dc">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <title>Tampilan awal program</title>
          <p id="paragraph-6ae8f8b56d6b1d9b9fed7a43c2a03bdd" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-74b5005c42ad6a43d7ad4596e5a63d1b" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Tampilan awal program.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-1c409338fba3d39f03438fecccef7706"><italic id="_italic-23">Pada</italic> menu utama masuk aplikasi ARS ditampilkan menu entry dan cetak. Didalam menu cetak terdapat open raport</p>
      <fig id="figure-panel-0a9c645c2cbdce035a308c6877759e8b">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Open Dialog Saat Melakukan Entry Data</title>
          <p id="paragraph-fe49599921944442ad570b406468c6d2" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-7ef823679bacf684ebd8c2e4ceefae71" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Tampilan Open Dialog Saat Melakukan Entry Data.png" />
      </fig>
      <p id="paragraph-9e2584d5f292825fae0ae2b7cef59ede">Pada saat button entry data raport di tekan maka akan muncul tampilan entry data.</p>
      <fig id="figure-panel-ebaeccaba979974a38e46b3c1fba98f5">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Entry Data</title>
          <p id="paragraph-7d6743f51fbe2c4c91f6676b7c02503d" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-a4887ba442dc74c12275e8b731d2e1ab" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Tampilan Entry Data.png" />
      </fig>
      <list list-type="bullet" id="list-69b638b256b67e44f0d0c68f227b5a18">
        <list-item>
          <p>Pada tampilan output entry data akan muncul pada gambar 4.4 akan memunculkan hasil dari pengentryan data.</p>
        </list-item>
      </list>
      <fig id="figure-panel-2170a3e60c7ab2818677a01caa3e9cb7">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Hasil Dari Entry Data</title>
          <p id="paragraph-c3988fc2111cfb6ca8a3dc9828e0a922" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-dfe75913c74e6db3d82ec1fa704759ea" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Tampilan Hasil Dari Entry Data.png" />
      </fig>
      <fig id="figure-panel-36fa977b3423eaa5884f3dcdb92550d7">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <title>Tampilan Format Cetak Raport</title>
          <p id="paragraph-eaf12017c7a9a57b4d5c9181a98f5efd" />
        </caption>
        <graphic id="graphic-3eb30026302793cbc83e192d7fc6b6b8" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="Tampilan Format Cetak Raport.png" />
      </fig>
      <p id="_paragraph-34">Produk“yang dikembangkan berupa aplikasi <italic id="_italic-24">pengolahan nilai raport </italic>yang dapat dijalankan pada dekstop dengan sistem operasi windows barbasis dekstop. Proses “pengembangan pengolahan nilai raport berbasis <italic id="_italic-25">dekstop </italic>menggunakan aplikasi yaitu Visual Basic.</p>
    </sec>
    <sec id="sec-4">
      <title>Kesimpulan</title>
      <p id="_paragraph-35">Berdasarkan hasil penelitian tentang pengujian Aplikasi Raport Sekolah yang dikembangkan penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D tahap <italic id="_italic-26">Define </italic>(pendefenisian), <italic id="_italic-27">Design </italic>(Perancangan), <italic id="_italic-28">Develop </italic>(Pengembangan), dan <italic id="_italic-29">Disseminate</italic> (penyebaran) tetapi dikarenakan keterbatasan penelitian tahap <italic id="_italic-30">d</italic><italic id="_italic-31">isseminate</italic> (penyebaran) tidak dilaksanakan. Sedangkan aplikasi raport telah memenuhi kriteria kevalidan dengan memperoleh skor rata - rata dari semua aspek penilaian validator yaitu 85,3% yang berada pada kategori sangat layak digunakan tanpa revisi, sehingga layak untuk digunakan berdasarkan penilaian para ahli.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>