<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Publishing DTD v1.2 20190208//EN" "https://jats.nlm.nih.gov/publishing/1.2/JATS-journalpublishing1.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>Developing Website-Based Teaching Materials for Maharah Istima' Using the ADDIE Model </article-title>
        <subtitle>Pengembangan Bahan Ajar Maharah Istima' Berbasis Website Menggunakan Model ADDIE</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Lobud</surname>
            <given-names>Farah Khairunnisa</given-names>
          </name>
          <email>khizanah.hikmah@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1"/>
        </contrib>
        <contrib contrib-type="person">
          <name>
            <surname>Hikmah</surname>
            <given-names>Khizanatul</given-names>
          </name>
          <email>khizanah.hikmah@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2"/>
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <institution>Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <institution>Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo</institution>
        <country>Iceland</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2026-09-21">
          <day>21</day>
          <month>09</month>
          <year>2026</year>
        </date>
      </history>
    <pub-date pub-type="epub"><day>21</day><month>09</month><year>2026</year></pub-date></article-meta>
  </front>
  
  
<body id="body">
    <sec id="heading-099040c1328e3d417a0672870ad9ac33">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Bahasa merupakan alat dan media komunikasi yang paling penting bagi manusia[1] karena dengan bahasa, manusia dapat berinteraksi dan berkomunikasi. Ada beberapa bahasa internasional yang digunakan di dunia[2] dan salah satunya adalah bahasa Arab. Bahasa Arab merupakan bahasa yang dapat beradaptasi sesuai dengan perkembangan zaman[3]. Memasuki era kemajuan teknologi, komunikasi, dan informasi, terjadi perubahan besar khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini memberikan kemudahan bagi para pengajar, khususnya guru Bahasa Arab, untuk berinovasi dalam pengembangan bahan ajar pembelajaran. Oleh karena itu, keterampilan dalam memanfaatkan teknologi menjadi komopetensi penting yang harus dimiliki oleh seorang guru[4]. Dalam pembelajaran bahasa Arab terdapat empat keterampilan belajar bahasa (maharah lughawiyyah), yaitu: maharah istima' (mendengarkan), maharah kalam (berbicara), maharah qira'ah (membaca), dan maharah kitabah (menulis). Keempat keterampilan ini saling berkaitan, dimana keterampilan reseptif (menyimak dan membaca) menjadi dasar bagi keterampilan produktif (berbicara dan menulis)[5]. Di antara keempat keterampilan tersebut, maharah istima’ memiliki peran awal dan mendasar dalam proses pemerolehan bahasa. Ahli bahasa menyatakan bahwa pembelajaran bahasa sebaiknya diawali dengan penguasaan aspek reseptif sebelum aspek lainnya[6]. Kemampuan menyimak berkaitan dengan kemampuan memahami ujaran lisan, sehingga diperlukan latihan yang melibatkan paparan bahasa yang tepat, seperti mendengarkan penutur asli (native speaker) atau media audio interaktif dengan pelafalan (makhraj) yang benar[7].</p>
      <p id="_paragraph-14">Dalam bukunya yang berjudul The Principles of Language-Study, Harold E. Palmer menyatakan bahwa prinsip-prinsip berikut harus diterapkan ketika mengajar: persiapan awal (intial preparation), pembentukan situasi (habit-forming), akurasi (accuracy), gradasi (gradation), proporsi (proportion), dan konkret[8]. Jika diperhatikan, metode yang disebutkan Palmer sulit diterapkan secara konsisten, tidak praktis, dan membutuhkan waktu. Prinsip mengajar yang sukses mengutamakan keberhasilan siswa dalam mendengarkan (istima’), yang kemudian terinternalisasi. Oleh karena itu, pengembahan bahan ajar untuk maharah istima' berkontribusi utama pada kesempurnaan penahapan lainnya. Dalam pendidikan, teknologi sering digunakan untuk menunjang proses belajar mengajar sehingga memengaruhi kualitas bahan ajar[9]. Bahan ajar yang dikembangkan juga memperlancar proses belajar karena inovasi penyampaian materi secara menarik[10]. Belajar bahasa Arab di era teknologi saat ini tidak hanya pada penggunaan metode ceramah saja, tetapi juga penggunaan atau pemanfaatan media[11], termasuk pada media audiovisual seperti compact-disc (CD). Selain media pembelajaran yang telah disebutkan, masih banyak media pembelajaran lain yang dapat digunakan untuk pengembangan bahan ajar bahasa Arab, antara lain kegiatan simultan yang memadukan audiovisual dengan media praktis interaktif.</p>
      <p id="_paragraph-15">Salah satu media pembelajaran interaktif adalah media website. Website adalah sekumpulan halaman situs (web) yang dapat diakses melalui internet, biasanya memiliki konten yang saling berkaitan. Halaman situs ini berisi berbagai jenis informasi, termasuk teks, gambar, video, dan interaksi lainnya. Website dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menyediakan informasi tentang suatu produk, menawarkan interaksi dan informasi seperti media sosial, menjadi tempat hiburan, serta tempat platform edukasi [12]. Website memiliki beberapa kelebihan, seperti aksesibilitas yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja, memudahkan siswa serta guru belajar secara mandiri dam efisien. Website juga bisa dilengkapi dengan fitur interaktif seperti kuis, forum diskusi, dan video pembelajaran. Selain itu, menggunakan website sebagai bahan ajar juga membuat konten pembelajaran dapat diperbarui dengan mudah sesuai kebutuhan. Website juga memungkinkan penggunaan berbagai jenis media (teks, gambar, video, dan audio) untuk mendukung pemahaman materi. Dengan berbagai kelebihan ini, website menjadi alat yang efektif untuk bahan ajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa [13]</p>
      <p id="_paragraph-16">Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE dalam proses pengembangan untuk menghasilkan solusi bahan ajar yang efektif. Model serta pendekatan ini sistematis dan fleksibel untuk disesuaikan dengan konteks pembelajaran. Dalam ADDIE terdapat lima tahap, yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi[14]. Artinya, lima tahapan ini merupakan langkah yang nantinya akan menghasilkan suatu produk. Langkah-langkah ini diperlukan agar produk yang dihasilkan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran di lapangan serta menjembatani keterbatasan media ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Berdasarkan hasil observasi awal di MI Muhammadiyah III Penatarsewu, ditemukan bahwa kemampuan siswa dalam menyimak masih rendah. Siswa mengalami kesulitan memahami kosakata dan kalimat lisan dalam bahasa Arab, terutama saat tidak disertai media visual atau audio yang menarik. Hal ini menunjukkan perlunya pengembangan bahan ajar yang mampu meningkatkan kemampuan istima’ secara efektif dan kontekstual. Proses pembelajaran di MI Muhammadiyah III Penatarsewu berfokus pada metode mengajar tekstual serta improvisasi guru melalui lagu anak-anak berbahasa Arab. Sejatinya penggunaan format bahan ajar yang tepat sangat berpengaruh dalam meningkatkan maharah istima’ siswa[15]. Tujuan penggunaan bahan ajar berbasis website agar guru bisa menerapkan pembelajaran praktis sembari tetap memperhatikan kualitas materi yang diberikan.</p>
      <p id="_paragraph-17">Penelitian yang dilakukan oleh Ridwan dan A. Fajar Awaluddin yang berjudul “Penerapan Metode Bernyanyi Dalam Meningkatkan Penguasaan Mufradat Dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Raudhatul Athfal” menunjukkan bahwa metode bernyanyi sangat membantu anak usia dini dalam menghafal kosakata, namun memiliki kendala dalam penyusunan nada dan lirik[16]. Penelitian yang dilakukan oleh Saira, Fouzia Ajmal, dan Muhammad Hafeez yang berjudul “Critical Review on Flipped Classroom Model Versus Traditional Lecture Method” menunjukkan bahwa metode Flipped Classroom dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dibandingkan metode ceramah konvensional, meskipun berpotensi menimbulkan distraksi[17]. Selanjutnya penelitian yang dilakukan oleh Nesrine Hamzaoui menunjukkan bahwa pendekatan tekstual efektif dalam meningkatkan pemahaman struktur bahasa, namun belum mengoptimalkan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran[18]. Berdasarkan pemaparan penelitian terdahulu ini, terlihat bahwa pengembangan media pembelajaran bahasa Arab masih banyak berfokus pada keterampilan qira’ah dan kalam, sedangkan pengembangan bahan ajar interaktif berbasis teknologi untuk keterampilan istima’ pada tingkat MI masih terbatas. Hal ini menunjukkan adanya celah penelitian (research gap) yang perlu dikaji lebih lanjut. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki unsur kebaruan (novelty) dalam pengembangan bahan ajar maharah istima’ berbasis website yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Fokus penelitian ini ada pada tahap pengembangan dan evaluasi bahan ajar melalui validasi ahli media dan ahli konten untuk mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar menggunakan pengukuran berdasarkan penilaian pakar sebagai fondasi pengembangan bahan ajar yang kredibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar maharah istima’ berbasis website bagi siswa kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-bf10ef08cb14be053e8d502270d72aaf">
      <title>Metode</title>
      <p id="_paragraph-19">Jenis penelitian adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&amp;D). Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap sistematis[19] yang tersaji dalam Gambar 1 berikut.</p>
      <fig id="figure-panel-f5e571ae536c490a6e99ee61c6b3dccd">
        <label>Figure 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-7c9b81d442d07787ac1e6c22e055f3b6"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-d621e3ad88608fb5f7cb4a37be97f215" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-1.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-25">Gambar 1. Tahapan ADDIE</p>
      <p id="_paragraph-26">Tahap pertama adalah Analisis (analysis), yaitu mengidentifikasi kebutuhan siswa, tujuan pembelajaran, serta batasan dalam pembelajaran Maharah Istima’ bagi siswa kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu. Tahap kedua adalah Desain (design), yang meliputi penyusunan struktur materi, pembuatan flowchart, dan rancangan mock-up website. Tahap ketiga adalah Pengembangan (development), yaitu proses membangun website menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor) untuk mengonversi bahan ajar ke dalam format digital. Tahap keempat adalah Implementasi (implementation), yang melibatkan uji coba terbatas kepada siswa kelas 3 dan observasi oleh guru bahasa Arab guna melihat respon pengguna terhadap intervensi bahan ajar berbasis website tersebut. Tahap terakhir adalah Evaluasi (evaluation), untuk menilai kualitas produk berdasarkan data yang dikumpulkan.</p>
      <p id="_paragraph-27">Peneliti menggunakan pendekatan kombinasi data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, serta saran perbaikan dari para pakar. Sementara itu, data kuantitatif diperoleh melalui instrumen angket dengan skala Likert yang diberikan kepada ahli media serta ahli konten dan bahasa. Adapun pengukuran skala Likert termuat dalam Tabel 1.</p>
      <p id="_paragraph-28">Analisis data dilakukan dengan teknik persentase untuk menentukan tingkat kelayakan produk. Skor yang diperoleh dari para ahli dijumlahkan, kemudian dibagi dengan skor maksimal keseluruhan dan dikalikan 100%. Hasil akhir persentase kemudian dikonversi ke dalam tabel interval predikat untuk menentukan apakah bahan ajar tersebut masuk ke dalam kategori "Layak" atau "Sangat Layak"[20].</p>
      <p id="_paragraph-29">Presentase nilai responden &amp; ahli=Jumlah skor yang diperoleh x 100%</p>
      <p id="_paragraph-30">Jumlah skor tertinggi</p>
      <p id="_paragraph-31">Hasil penilaian yang diperoleh kemudian dikonversi menjadi persentase rata-rata untuk menentukan tingkat kelayakan produk. Penentuan predikat kelayakan didasarkan pada interval skor yang terbagi ke dalam kategori di dalam Tabel 2. Maka berdasarkan tabel tersebut, produk pengembangan ini dinyatakan memenuhi syarat teknis dan substansi apabila hasil validasi mencapai ambang batas minimal kategori 'Cukup Layak'."</p>
      <table-wrap id="table-figure-bb76948dd3c292afdb5a493b08144b8e">
        <label>Table 1</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-69beb9c026ceb62ed9fb8e9e88d0ce9f"/>
        </caption>
        <table id="table-d40f3fb6951d6c6db55cac6c64a8fd9a">
          <tbody>
            <tr id="table-row-27258d480f95b2a7b4e15cca37775010">
              <td id="table-cell-623abf45111abb5b16cbdffaaf68a712"> No. </td>
              <td id="table-cell-5335f308db02891b1f469bbf6e42c3cb"> Analisis Kuantitatif </td>
              <td id="table-cell-3d1e9d32fb38850f2da51dfae6a95750" colspan="2"> Skor </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-b8d2e747780a58df0ec42fa148c0df34">
              <td id="table-cell-27b024b4c8336f1d55d1cb01f7e22dba"> 1. </td>
              <td id="table-cell-d85806083187c7132d768026dcd4fd20"> Sangat Baik </td>
              <td id="table-cell-1bf653e6f2eb1eba68680393cf21af7e" colspan="2"> 5 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-c69a27fecf7781ef0c1f5b3817a9d194">
              <td id="table-cell-25a6314c99d2a570bf3f6bd445ad2e25"> 2. </td>
              <td id="table-cell-3646fc51b72065fb77f5a48aadc07f61"> Baik </td>
              <td id="table-cell-6bebc9b5608f46315c7da021ffc1b5af" colspan="2"> 4 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-26ef6e3cb0ad4a10fbf10f0c92c34416">
              <td id="table-cell-ce4d1e8390b6d20702fb53db6d8132be"> 3. </td>
              <td id="table-cell-a263b56e68cf24276c49d8e525015f90"> Cukup </td>
              <td id="table-cell-47fc268d5853c928b803c126f8c23144" colspan="2"> 3 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8f8efdde43a4509007df5863ec3c3214">
              <td id="table-cell-a597e988e23c360c154ff9601e84aba2"> 4. </td>
              <td id="table-cell-8ce6c003b6ebd1f2ff592fa29e26daff"> Kurang </td>
              <td id="table-cell-5cbcd0ab81a76d7d5653d1ca5417c5df" colspan="2"> 2 </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-296a60e43437502427329b6e5e2e3171">
              <td id="table-cell-153e13aac0bb700bf61c7eb25b7740ce"> 5. </td>
              <td id="table-cell-62d5f42f69116a405ea92ee53701e5d4"> Sangat Kurang </td>
              <td id="table-cell-3a6676447f53ca2de9402f8094bccac4" colspan="2"> 1 </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-38">Tabel 1. Skala Likert</p>
      <table-wrap id="table-figure-5d7540a5ae396a61a2a7a79b47f0816b">
        <label>Table 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-923ec6df7415cb88b17566282b916819"/>
        </caption>
        <table id="table-7305fd278234846d75d7c870ea8ec5d6">
          <tbody>
            <tr id="table-row-348263790f6d15b3b10c6c2699d3ab74">
              <td id="table-cell-bf8214a9e0ffaedf00dd4a2e035c1ae7"> Skor Presentase (%) </td>
              <td id="table-cell-9f28013eb636456262cde833c6ec94a6"> Keterangan </td>
              <td id="table-cell-a60e7d61a39c0c9e2ec4d9f00c91da88" colspan="2"> Interpretasi </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-3dedd0f9aac9e5e4120e0f702ff03191">
              <td id="table-cell-cae762928ecae82f6d68c2fb28188fb1"> 81% - 100% </td>
              <td id="table-cell-9107f65762ed4f2dbe0abb15e8059932"> Tanpa Revisi </td>
              <td id="table-cell-b5f8e831c7762d3d1c47040d69ea930f" colspan="2"> Sangat Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-8e8c970b5a2d84ad1171af7a181e47e6">
              <td id="table-cell-d7101fcef6cc7961b1fc22b632445698"> 61% - 80% </td>
              <td id="table-cell-fb3b2230f33ebd12c60f411f97c76235"> Revisi Minor </td>
              <td id="table-cell-37ccb8b06f18c0737c1a6ac6380ec0b4" colspan="2"> Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-29f9c1eacf69274024762a3ffbc44e0f">
              <td id="table-cell-0e654b8bdf70136e1283e16b1ed77913"> 41% - 60% </td>
              <td id="table-cell-d936b67b6d3c4453c4d2ffdb2abcd18d"> Revisi Mayor </td>
              <td id="table-cell-a457e461722b8c4323a819130ce06eb2" colspan="2"> Cukup Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-6f422dd67774f4056972580aa446bb61">
              <td id="table-cell-313276467d4768e956c18b64452bea50"> 21 % - 40% </td>
              <td id="table-cell-9215b91caf1613176206a8a4bc93311f"> Produk Penelitian Gagal </td>
              <td id="table-cell-b0e3e0bad7ec9c04ee2c45b2338cfea3" colspan="2"> Kurang Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-d5a676bc8d7ffb429d9ba5abd95ed38e">
              <td id="table-cell-c753130763a14bcbae9c23a29f225208"> 0% - 20 % </td>
              <td id="table-cell-21b998e33fcbae99413be32129012a00"> Produk Penelitian Tidak Bisa Digunakan </td>
              <td id="table-cell-7418fa4e58cfeaec57d5b323885f83b7" colspan="2"> Sangat Kurang Layak </td>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-46">Tabel 2. Konversi Skor Ahli Media Serta Ahli Konten &amp; Bahasa</p>
      <p id="_paragraph-47">Sumber: Sugiyono, 2011.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-ad4ca5b08787a0da71b395be9e994c75">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <p id="_paragraph-49">
        <bold id="bold-2444ed3777d7aff9ff231e0d1db34bb8">A.Tahap Analisis (Analyze)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-50">Pada tahap ini, dilakukan analisis kebutuhan melalui wawancara dengan guru bahasa Arab dan identifikasi kesulitan belajar siswa kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu. Hasil wawancara menunjukkan bahwa metode pembelajaran masih didominasi oleh ceramah dan penggunaan buku teks konvensional tanpa dukungan media berbasis digital. Hal ini berdampak pada rendahnya partisipasi aktif siswa dalam kelas. Sementara itu, hasil observasi menunjukkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi kandungan materi yang disimak (Maharah Istima’). Subjek penelitian ini melibatkan 33 partisipan siswa kelas 3. Berdasarkan observasi tersebut, jumlah siswa yang cukup besar memerlukan media yang mampu mengakomodasi perhatian secara klasikal namun tetap interaktif. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif untuk meminimalkan distraksi siswa, salah satunya melalui pengembangan bahan ajar berbasis website.</p>
      <p id="_paragraph-51">
        <bold id="bold-5bb7bd1564f3c5eaad8e0fec3cd15295">B.Tahap Desain (Design)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-52">Desain bahan ajar menggunakan flowchart dan design mock-up. Flowchart design berisi alur desain bahan ajar yang dikembangkan. Design mock-up berisi gambaran detail pengembangan awal bahan ajar. Fungsi dari flowchart adalah menggambarkan alur sebuah pemrograman suatu produk. Tujuannya untuk memberikan gambaran sistematis, rapi, dan jelas[21]. Adapun desain mock-up diperlukan agar pengembangan bahan ajar mempunyai sketsa awal[22]. Masing-masing desain tersaji dalam Gambar 2 (Alur Flowchart) dan Gambar 3 (Alur Mock-up). Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peneliti merancang website bahan ajar yang diberi nama 'Araland' (gabungan kata Arab dan Land), yang diharapkan menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi siswa. Proses pengembangan website ini menggunakan bahasa pemrograman PHP (Hypertext Preprocessor), HTML sebagai kerangka dasar, serta CSS dan Framework Bootstrap untuk optimalisasi tampilan. Materi yang diangkat adalah 'Fil Fashli' (Lingkungan Kelas), yang dipilih agar siswa lebih mudah mengenali kosakata bahasa Arab melalui benda-benda di sekitar mereka secara kontekstual.</p>
      <p id="_paragraph-53">
        <bold id="bold-3216d5104f2f0cd8e5af589382d47339">C.Tahap Pengembangan (Develop)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-54">Pada tahap ini, rancangan desain direalisasikan menjadi produk fungsional berupa media pembelajaran berbasis situs web yang terintegrasi. Antarmuka situs web (website interface) dikembangkan menjadi dua tipe akses utama, yaitu antarmuka user yang diperuntukkan bagi siswa dengan akun khusus, serta antarmuka guest bagi tamu atau pengguna umum yang tidak memerlukan proses log masuk. Halaman utama user siswa menyediakan tiga menu konten utama yang terdiri dari mufrodat (kosakata), hiwar (percakapan), dan tadribat (latihan). Sebagaimana tertuang dalam Gambar 4 (Antarmuka User Khusus Siswa) dan Gambar 5 (Antarmuka User Guest). Sebagai media pendukung Maharah Istima’, setiap materi pada menu mufrodat dan hiwar telah diintegrasikan dengan fitur audio control, sebagaimana tertera pada Gambar 6 (Audio Play Mufrodat) dan Gambar 7 (Audio Play Hiwar). Hal ini memungkinkan siswa untuk mendengarkan pelafalan fasih secara berulang sebelum melakukan aktivitas mandiri, bertujuan untuk memastikan akurasi terhadap bunyi huruf serta intonasi bahasa Arab sejak dini. Khusus pada menu hiwar, situs web berfungsi sebagai stimulus audio di mana sistem mengeluarkan bunyi pertanyaan yang kemudian harus direspon oleh siswa di bawah bimbingan guru. Melalui metode ini, terjadi interaksi dua arah antara siswa dengan media digital yang melatih ketajaman pendengaran sekaligus keberanian berbicara. Selanjutnya, pada fitur tadribat, latihan dibagi menjadi dua jenis fungsional yaitu tadribat hiwar dan tadribat mufrodat. Tadribat hiwar menggunakan konsep di mana website berperan sebagai penentu tema melalui acak kata, dimana mendengarkan instruksi tema sebelum memulai praktik percakapan. Sementara itu, tadribat mufrodat menerapkan konsep</p>
      <p id="_paragraph-55">matching-pairs yang mengharuskan siswa memasangkan elemen tulis dengan gambar yang sesuai berdasarkan input audio yang telah dipelajari sebelumnya. Konsep ini menyelaraskan aspek visual dan auditori untuk meningkatkan daya ingat siswa sekolah dasar. Latihan ini juga menguji konsentrasi melalui ketepatan penulisan huruf hija’iyyah dan tanda baca, lengkap dengan sistem skor otomatis sebagai bahan evaluasi mandiri. Sebagaimana tertuang dalam Gambar 8 (Alur Tadribat).</p>
      <p id="_paragraph-56">Gambar 2. Alur Flowchart</p>
      <fig id="figure-panel-afdc8704a62f41b0b0a62ac60ea9a063">
        <label>Figure 2</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-727ce78fd7f37a50d87a63acd8f7fc0b"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-ab9850b9eb0fc18d22782016d5838df2" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-1_2.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-57">Gambar 3. Alur Mock-Up</p>
      <fig id="figure-panel-30be5905dda03c982e78fb98d4940f5f">
        <label>Figure 3</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-170ac2f4ca781ce327a21d3f56579cff"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-6e75886072cc7c1b414db501c888b9b6" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-2_2.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-58">Gambar 4. Antarmuka User Khusus Siswa</p>
      <fig id="figure-panel-84857248c0dd7d34897cc726ab3dc5ef">
        <label>Figure 4</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-bd73016be2f8f8fbeba3f440b4210001"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-bcfc44acadc7ed925fe00a59a9f4a901" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-3.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-59">Gambar 5. Antarmuka User Guest</p>
      <fig id="figure-panel-241a4ef490901649e1072a94efb0c453">
        <label>Figure 5</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-312579db5862960ffed9b187f6a4fa76"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-9b89ad2fe9f2543c3938a85c95da0183" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-4.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-60">Gambar 6. Alur Audio-Play Mufrodat</p>
      <fig id="figure-panel-0c831a2aca1aad39878df686b4b8f0e4">
        <label>Figure 6</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-b6428b9f2c52e567d09c4635b6b2a95b"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-35ba2c615ed157ffee816ff03090a2ad" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-5.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-61">Gambar 7. Alur Audio-Play Hiwar</p>
      <fig id="figure-panel-aa8011e5e3442cf677bc79485765e384">
        <label>Figure 7</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-dc6ddae5d1c7a3517f52ddfa92b52793"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-f55903ffa483c4691c6aa67a3a41bf21" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-6.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-62">Gambar 8. Alur Tadribat</p>
      <fig id="figure-panel-64dc6d59ee1ec118a1ffd07327363081">
        <label>Figure 8</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-a6cce5caab98ab922e93cb95e08d0fb5"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-a7e76b63909386dafa6aab9bce3d8a3d" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-7.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-63">Antarmuka guest didesain secara khusus untuk memfasilitasi aksesibilitas data bagi pengguna umum tanpa melalui prosedur autentikasi akun, sehingga memangkas hambatan teknis dalam penyampaian informasi publik secara instan. Konten di dalamnya dikelola secara dinamis untuk memungkinkan tenaga pendidik melakukan pembaruan materi secara efisien, memastikan informasi yang tersaji selalu relevan dengan progres kurikulum serta dinamika perkembangan semester.</p>
      <p id="_paragraph-64">Pada bagian panel utama, sistem menyajikan profil pendidik dan profil sekolah sebagai identitas institusi, di mana dalam tahap prototipe ini masih menggunakan profil pengembang sebagai representasi instruktur yang nantinya dapat dipersonalisasi sepenuhnya oleh guru pengampu di MI Muhammadiyah III Penatarsewu, sebagaimana detail visualnya tertuang pada Gambar 9.</p>
      <p id="_paragraph-65">Selain itu, antarmuka ini mengintegrasikan berbagai instrumen pendukung seperti pemaparan tujuan pembelajaran, step-by-step prosedural berupa panduan dan tutorial penggunaan website untuk meminimalisir kendala operasional, hingga pengayaan literasi melalui materi peribahasa harian yang tersaji secara sistematis pada Gambar 10. Keseluruhan pengembangan elemen-elemen tersebut secara fundamental memastikan bahwa platform ini tidak sekadar berperan sebagai media konvensional dalam penyampaian materi ajar, melainkan bertransformasi menjadi sebuah instrumen evaluasi yang akurat dan pusat sumber informasi yang komprehensif bagi seluruh ekosistem sekolah. Melalui integrasi fitur yang holistik, sistem ini mampu menjembatani kebutuhan akademis siswa, kebutuhan administratif guru dalam mengelola konten secara dinamis, hingga kebutuhan transparansi bagi pihak sekolah dan wali murid. Dengan demikian, keberadaan website ini menciptakan sebuah sinergi digital yang mendukung efektivitas pembelajaran, memperkuat proses penilaian mandiri yang terukur, serta menyediakan basis data pengetahuan yang dapat diakses dengan mudah guna meningkatkan kualitas literasi dan koordinasi di lingkungan MI Muhammadiyah III Penatarsewu secara berkelanjutan.</p>
      <p id="_paragraph-66">Setelah produk yang dikembangkan selesai, tahap selanjutnya ialah melakukan uji validasi kelayakan produk oleh ahli media dan ahli konten &amp; bahasa. Hasil analisis terdiri dari dua aspek yaitu efektifitas bahan ajar dan penyajian bahan ajar. Hasil validasi ahli media pada aspek efektivitas bahan ajar menunjukkan sebesar 80% dengan predikat “Layak”, kemudian pada aspek penyajian bahan ajar mendapatkan skor 77,14% dengan predikat “Layak”. Total penilaian ahli media mendapat skor 78,67% dengan predikat “Layak”. Adapun hasil validasi ahli konten &amp; bahasa pada aspek efektifitas bahan ajar menunjukkan skor 91,43% dengan predikat “Sangat Layak”, kemudian skor pada aspek penyajian bahan ajar sebesar 87,5% dengan predikat “Sangat Layak”. Sehingga total penilaian ahli konten &amp; bahasa mendapat skor sebesar 89,33% dengan predikat “Sangat Layak”. Sehingga, berdasarkan hasil uji validasi ahli pada aspek media serta bahasa &amp; konten, maka bahan ajar yang telah dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Adapun hasil uji tertuang pada Tabel 3.</p>
      <p id="_paragraph-67">Gambar 9. Profil Pendidk &amp; Profil Sekolah Pada Antarmuka Guest</p>
      <fig id="figure-panel-4b90fb908d5fefcc54f80e0d925ca1fb">
        <label>Figure 9</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-2b774dca51386fc3dd5255ccf6276ca7"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-b4b5c3093b2cb991e6699c737ced6da0" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-8.png"/>
      </fig>
      <p id="_paragraph-68">Gambar 10. Tujuan Pembelajaran, Panduan &amp; Tutorial, Dan Peribahasa Harian Pada Antarmuka Guest</p>
      <fig id="figure-panel-13a9c8ad267dfadece0382d69fc0295d">
        <label>Figure 10</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-b0eca7a4f696e2d26ad5e45f38d6dbde"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-bde93aba13438bfedf24234756533374" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-9.png"/>
      </fig>
      <table-wrap id="table-figure-580c4c65ebcf2d36190ec64eb69dd03e">
        <label>Table 3</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-cc34aa9a6cda247167ab7d65d32e3f23"/>
        </caption>
        <table id="table-448558037099d9a133c4c92ac753883e">
          <tbody>
            <tr id="table-row-cdbfd6a6c40b5c255c13728667c444ed">
              <td id="table-cell-91488e7f7ff9b918dd45db0f2bd42f9d"> Aspek </td>
              <td id="table-cell-c7232d12915348130192c9e54969adb0"> Presentase Ahli   Media (%) </td>
              <td id="table-cell-494bdf8a8d579e7a8c417007bc3ce0c4"> Kategori Ahli Media </td>
              <td id="table-cell-18ce8d9c98f07fb7b2e23b311bcc1fc7"> Presentase Ahli Konten &amp; Bahasa (%) </td>
              <td id="table-cell-461d278bc3182ff966e56c51ae98dbeb"> Kategori Ahli Konten &amp; Bahasa </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-0fd38114a79c7081e9b39017cf92a213">
              <td id="table-cell-911ef31e6ac517278eb587e05ce7c198"> Efektifitas Bahan Ajar </td>
              <td id="table-cell-21cff9a7c20966101fcc3a3224d9e9f1"> 80% </td>
              <td id="table-cell-4062ddc5165be0484a90d000683cf1e4"> Layak </td>
              <td id="table-cell-d35e62f578d3496326a7c9827c3ab882"> 91,43% </td>
              <td id="table-cell-02621537b529c2d3cbbc9ee286ee076d"> Sangat Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-7774ac2ce42d579454331e529fadc3b1">
              <td id="table-cell-8926359f43950456c3c79aff096a07e1"> Penyajian Bahan Ajar </td>
              <td id="table-cell-76a0c5477b93658352b7a91b4198431d"> 77,14% </td>
              <td id="table-cell-f645858625c7fb42aadf3dc0aacd4186"> Layak </td>
              <td id="table-cell-50bbf1185982572124b5e9c7cb47cac4"> 87,5% </td>
              <td id="table-cell-01987d38d2ca8ca5ae6040a0ed59ac84"> Sangat Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-dd5ab1d6863f42caa042e92137b9547e">
              <td id="table-cell-e37778d4c3a1db20b64caefcb07ece12"> Total Skor </td>
              <td id="table-cell-2738542ed4d7d0560f4a00066fa28aa2"> 78,67% </td>
              <td id="table-cell-183e6c2ce18ce6227b12a6338e1d232e"> Layak </td>
              <td id="table-cell-a1766235d94b67d9fca6a6249dbb44f8"> 89,33% </td>
              <td id="table-cell-276e1b0971d3e3507c3d0988ffe31bbd"> Sangat Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-ce428a07957799e73eb09615bf53f2fe">
              <td id="table-cell-03814457b567fdb1db47f07ebd45a81b" colspan="2"> Total maksimal dari kedua ahli </td>
              <td id="table-cell-0c683099dc062b821ff6cf7725acdfc9"/>
              <td id="table-cell-9b332b3d1e209db4dbe5275d5abf0747"> 84% </td>
              <td id="table-cell-04927a2b9ca4b8771fbbe8473fcc7bc0"> Sangat Layak </td>
            </tr>
            <tr id="table-row-be9530d15e8de197e2ce59c7a42579f7">
              <td id="table-cell-2e3d911fe93e8caf80ab3cc18281fb53" colspan="4"> Rumus total persen akhir = 126 ÷ 150 x 100 = 84% (Sangat Layak) </td>
              <td id="table-cell-174a328ac4381cf620300f96afe681b4"/>
            </tr>
          </tbody>
        </table>
      </table-wrap>
      <p id="_paragraph-75">Tabel 3. Hasil Analisis Kelayakan Produk Oleh Ahli Media dan Ahli Konten &amp; Bahasa</p>
      <p id="_paragraph-76">
        <bold id="bold-e43dd657b100317eaa5a1017b336c3cd">D.Tahap Implementasi (Implement)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-77">Pada tahap ini, dilakukan uji coba lapangan untuk mengetahui efektivitas bahan ajar berbasis website dalam pembelajaran Maharah Istima' di kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu. Pengumpulan data primer pada tahap ini menggunakan teknik kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Hal ini dilakukan untuk menggali data pendukung mengenai pengalaman pengguna, efektivitas media, serta tantangan yang muncul selama proses pembelajaran berlangsung.</p>
      <p id="_paragraph-78">Adapun pedoman wawancara yang digunakan pada tahap implementasi ini bersifat semi-terstruktur, di mana poin utamanya adalah menggali aspek kemudahan (usability) dan kemanfaatan (utility). Pertanyaan dikembangkan secara mengalir di lapangan untuk mendapatkan respon yang jujur dari guru serta siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak AF selaku guru Bahasa Arab, penggunaan media berbasis Content Management System (CMS) ini memberikan kemudahan signifikan dalam pengelolaan materi secara kreatif tanpa mengurangi efisiensi waktu mengajar. Sejalan dengan hal tersebut, wali kelas 3 mengonfirmasi bahwa penggunaan website "Araland" meningkatkan motivasi belajar siswa dan menghidupkan suasana kelas.</p>
      <p id="_paragraph-79">Dari sisi siswa, mayoritas responden menyatakan bahwa pembelajaran menjadi lebih menarik berkat adanya fitur audio pada materi mufrodat dan latihan interaktif seperti matching-pairs. Fitur-fitur ini membantu siswa memahami materi istima’ secara mandiri karena mereka dapat mendengarkan ulang pelafalan (repetition) dan mendapatkan umpan balik langsung (instant feedback) dari sistem. Meskipun terdapat kendala teknis berupa akses internet yang kurang stabil pada awal penggunaan, data kualitatif ini menunjukkan bahwa secara fungsional, website telah memenuhi kebutuhan pembelajaran di lapangan. Hasil implementasi dan masukan dari partisipan ini kemudian dijadikan dasar dalam memperkuat kelayakan bahan ajar secara menyeluruh pada masa mendatang.</p>
      <p id="_paragraph-80">
        <bold id="bold-b4bb276dcb8353fc5f8216d56bc89008">E.Tahap Evaluasi (Evaluate)</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-81">Tahap evaluasi merupakan fase terakhir untuk mengukur efektivitas dan kelayakan produk secara menyeluruh. Berdasarkan akumulasi data yang diperoleh, pengembangan bahan ajar berbasis website ini menunjukkan hasil yang positif baik dari sisi teoretis maupun praktis. Secara teoretis, produk telah dinyatakan 'Sangat Layak' melalui validasi para ahli. Proses validasi tersebut menghasilkan beberapa perbaikan mendasar yang telah diimplementasikan.</p>
      <p id="_paragraph-82">Dari sisi ahli media, revisi dilakukan dengan mengubah profil instansi menjadi profil sekolah yang sedang diteliti, menyesuaikan tujuan pembelajaran dengan kurikulum terbaru, serta meringkas panduan penggunaan agar lebih praktis. Sementara itu, berdasarkan arahan ahli bahasa dan konten, dilakukan sinkronisasi antara gambar dengan audio yang tersedia, serta penghapusan penggunaan terjemahan bahasa Indonesia untuk mengoptimalkan pengalaman belajar bahasa Arab. Sebagaimana tertuang dalam Tabel 4 di halaman selanjutnya.</p>
      <p id="_paragraph-83">Secara praktis, hasil evaluasi dari tahap implementasi menunjukkan bahwa website 'Araland' efektif dalam membantu siswa kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu dalam menguasai Maharah Istima’. Keberhasilan ini dibuktikan dengan meningkatnya antusiasme belajar dan kemudahan siswa dalam memahami mufrodat melalui fitur audio interaktif. Meskipun terdapat kendala teknis pada infrastruktur internet, secara substansi, media ini telah memenuhi kriteria sebagai bahan ajar yang inovatif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran bahasa Arab di tingkat madrasah ibtida’iyyah.</p>
      <fig id="figure-panel-4e718cbc0d0d1cc8f7960586029ebe88">
        <label>Figure 11</label>
        <caption>
          <p id="paragraph-49a05dc9d0eb2d76559ad4eb0d9b71f8"/>
        </caption>
        <graphic id="graphic-6bafa7fde63d29362a696ae68309d75b" mimetype="image" mime-subtype="png" xlink:href="14090-8_2.png"/>
      </fig>
    </sec>
    <sec id="heading-466599e1db45d4241019b70c2a8aa7ee">
      <title>Simpulan </title>
      <p id="_paragraph-101">Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar berbasis website menggunakan model ADDIE untuk pembelajaran Maharah Istima’ siswa kelas 3 MI Muhammadiyah III Penatarsewu dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Kelayakan tersebut dibuktikan melalui dua aspek utama. Pertama, secara teoretis melalui validasi ahli media yang memberikan predikat “Layak” dengan skor 78,67%, serta validasi ahli konten dan bahasa yang memberikan predikat “Sangat Layak” dengan skor 89,33%. Kedua, secara praktis melalui tahap implementasi, di mana website "Araland" terbukti mampu meningkatkan antusiasme dan kemudahan siswa dalam memahami materi melalui fitur audio interaktif dan latihan matching-pairs.</p>
      <p id="_paragraph-102">Media ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi mufrodat dan hiwar yang efisien bagi guru, tetapi juga memberikan pengalaman belajar mandiri bagi siswa melalui sistem umpan balik instan. Meskipun terdapat tantangan teknis berupa stabilitas akses internet, secara keseluruhan pengembangan bahan ajar berbasis website ini telah memenuhi kriteria inovasi media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak bahasa Arab pada tingkat pendidikan dasar.</p>
      <p id="_paragraph-103">
        <bold id="bold-ccabbd22b1bd5875f6fd563d1a6591e3">Ucapan Terima Kasih</bold>
      </p>
      <p id="_paragraph-104">Terimakasih kepada Tuhan yang Maha Esa, senantiasa memberikan nikmat sehat dan kemudahan untuk peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Tak lupa juga rasa terima kasih kepada orang tua, dosen pembimbing, dosen penguji, dan semua yang terlibat pada penelitian ini. Terimakasih kepada seluruh jajaran MI Muhammadiyah III Penatarsewu yang telah membantu dan memudahkan pelaksanaan penelitian.</p>
    </sec>
  </body><back/></article>
